Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 5,192.000
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,808.000
Berita Lain
-
Sabtu, 25/05/2013 16:33 WIB
Sudah Sepekan Dada Rosada 'Menghilang' -
Sabtu, 25/05/2013 14:57 WIB
Hanya 4 Kandidat Pilwalkot yang Ikut Sosialisasi Gabungan Hari Pertama -
Sabtu, 25/05/2013 13:06 WIB
Pemkot Siap Hadap Gugatan Masyarakat Terkait Pembangunan Baksil -
Jumat, 24/05/2013 18:30 WIB
Tiga Hari Polisi Kawal 21 Vihara dan Klenteng di Bandung -
Jumat, 24/05/2013 17:30 WIB
Ridwan Kamil Luncurkan Mobil Penjernih Air -
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB
Polisi akan Razia Siswa yang Konvoi Rayakan Kelulusan UN SMA
Indeks Berita
Forum Bandung
Kamis, 15/03/2012 17:34 WIB
Operasi Pemisahan Wanda-Wandi Libatkan 160 Dokter dan Perawat
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Bandung -
Operasi pemisahan bayi kembar siam Wanda-Wandi di RS Hasan Sadikin pada Senin (19/3/2012) mendatang akan menjadi momen bersejarah. Ini akan jadi kali pertama bagi RSHS melakukan operasi besar pemisahan tubuh yang kompleks. Ada sekitar 160 tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat yang terlibat dalam operasi ini.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama RSHS Bayu Wahyudi dalam jumpa pers di Ruang Sudang RSHS, Jalan Dr Djundjunan, Kamis (15/3/2012).
"Operasi pada 19 Maret nanti akan melibatkan kemampuan potensial yang dimiliki RSHS. Sekitar 160 dokter dan perawat akan terlibat untuk kesuksesan operasi ini," ujar Bayu.
Ia menuturkan, 160 tim medis tersebut antara lain terdiri dari puluhan dokter dari berbagai bidang, ahli gizi, labolatorium dan perawat. "Puluhan dokter dari berbagai disiplin ilmu ikut turun. Mulai dari dokter anak, dokter bedah, dokter bedah toraks, dokter anastesi, dokter kulit, labolatorium, ahli gizi dan perawat ICU dan perawat lainnya," katanya.
Tiga orang dokter dari RS Dr Soetomo Surabaya pun akan dihadirkan untuk melakukan supervisi saat operasi dilakukan. Surabaya seperti diketahui telah beberapa kali menangani operasi pemisahan sebelumnya. "Nanti akan ada 3 dokter dari Surabaya yang akan melakukan supervisi. Tapi yang melakukan operasi semua dari kita," tutur Bayu.
Wanda dan Wandi, dilahirkan secara normal pada Selasa, 21 September 2010 lalu pukul 08.45 WIB. Lina Mawarti (21), ibu kedua bayi, melahirkan dengan bantuan dukun beranak dan bidan di rumahnya Kampung Cijagra RT 13 RW 05 Desa Ciroyom, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kedua bayi tersebut masing-masing memiliki organ tubuh yang lengkap. Namun berdasarkan CT scan, organ yang menyatu yakni diafragma, usus halus, dan hati.
(tya/ern)
Operasi Pemisahan Wanda-Wandi Libatkan 160 Dokter dan Perawat
Tya Eka Yulianti - detikBandung
Hal itu diungkapkan Direktur Utama RSHS Bayu Wahyudi dalam jumpa pers di Ruang Sudang RSHS, Jalan Dr Djundjunan, Kamis (15/3/2012).
"Operasi pada 19 Maret nanti akan melibatkan kemampuan potensial yang dimiliki RSHS. Sekitar 160 dokter dan perawat akan terlibat untuk kesuksesan operasi ini," ujar Bayu.
Ia menuturkan, 160 tim medis tersebut antara lain terdiri dari puluhan dokter dari berbagai bidang, ahli gizi, labolatorium dan perawat. "Puluhan dokter dari berbagai disiplin ilmu ikut turun. Mulai dari dokter anak, dokter bedah, dokter bedah toraks, dokter anastesi, dokter kulit, labolatorium, ahli gizi dan perawat ICU dan perawat lainnya," katanya.
Tiga orang dokter dari RS Dr Soetomo Surabaya pun akan dihadirkan untuk melakukan supervisi saat operasi dilakukan. Surabaya seperti diketahui telah beberapa kali menangani operasi pemisahan sebelumnya. "Nanti akan ada 3 dokter dari Surabaya yang akan melakukan supervisi. Tapi yang melakukan operasi semua dari kita," tutur Bayu.
Wanda dan Wandi, dilahirkan secara normal pada Selasa, 21 September 2010 lalu pukul 08.45 WIB. Lina Mawarti (21), ibu kedua bayi, melahirkan dengan bantuan dukun beranak dan bidan di rumahnya Kampung Cijagra RT 13 RW 05 Desa Ciroyom, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kedua bayi tersebut masing-masing memiliki organ tubuh yang lengkap. Namun berdasarkan CT scan, organ yang menyatu yakni diafragma, usus halus, dan hati.
(tya/ern)



Sending your message
