Detik.com News
Detik.com

Kamis, 17/04/2014 10:28 WIB

Tuntut Kesejahteraan, Panitera Pengganti di PN Bandung Mogok Sidang

Erna Mardiana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Tuntut Kesejahteraan, Panitera Pengganti di PN Bandung Mogok Sidang
Bandung - Puluhan panitera pengganti di lingkungan Pengadilan Negeri Bandung melakukan aksi mogok kerja, Kamis (17/4/2014). Mereka menolak mengikuti sidang. Para panitera ini menuntut perbaikan kesejahteraan.

Sekitar pukul 09.30 WIB, puluhan panitera pengganti berkumpul di halaman PN Bandung. Mereka membawa sejumlah poster dari karton yang tulisannya semua sama, berisi tuntutan panitera.

Ada tiga tuntutan yang mereka suarakan, yaitu perbaikan tunjangan fungsional panitera pengganti, perbaikan tunjangan remunerasi, dan perbaikan promosi dan jenjang karier.

"Selama ini tunjangan fungsional hanya Rp 375 ribu. Jauh sekali dengan hakim. Kami juga minta tunjangan remunerasi dinaikkan," ujar Lukman, salah seorang panitera pengganti.

Untuk jenjang karier, menurutnya selama ini panitera pengganti hanya mentok di golongan 3D.

Menurut Lukman, khusus hari ini seluruh panitera tidak akan mengikuti sidang. "Aksi ini akan kami lakukan sampai tuntutan dikabulkan. Tapi ke depan soal sidang gimana nanti. Kalau hari ini, kita enggak akan sidang," tandasnya.

Para panitera ini hanya sebentar melakukan aksi mereka di halaman. Tak lebih dari 15 menit. Setelah itu membubarkan diri.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ern/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Atasi Prostitusi, Tiru Swedia yang Hukum Pembeli Jasa dan Germo PSK!

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan RI harus belajar dari Swedia untuk mengatasi prostitusi. Swedia melegalkan PSK namun mengkriminalkan mereka yang membeli jasa PSK dan germo yang menjual PSK. Bila Anda setuju usulan Mensos Khofifah, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%