Detik.com News
Detik.com
Senin, 14/04/2014 12:40 WIB

Pembunuhan Pasutri di Bandung, Kapolda: Pelaku Kenal dengan Korban

Avitia Nurmatari - detikNews
Pembunuhan Pasutri di Bandung, Kapolda: Pelaku Kenal dengan Korban
Bandung - Polisi sudah menemukan titik terang siapa pelaku pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) Didi Harsoadi (59) dan Anita Anggraeni (51). Dugaan sementara pelaku merupakan orang yang kenal dengan korban.

"Berapa jumlahnya (pelakunya) belum, tapi yang jelas sudah mulai terlacak," kata Kapolda Jabar Irjen POl M Iriawan usai melakukan peninjauan pelaksanaan UN di SMAN 1 di Jalan Ir H Djuanda, Senin (14/4/2014).

Pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku merupakan orang terdekat korban atau bukan.

"Inisialnya tidak akan kita sebutkan dulu. Yang jelas pelaku kenal dengan korban," tandasnya.

Pasutri tersebut ditemukan sudah menjadi mayat pada Jumat 11 April di Kabupaten Pandeglang, Banten. Satu mobil Grand Livina warna silver dan sejumlah surat penting milik korban raib digondol pelaku dari rumah mereka di Jalan Batu Indah Raya No.46A, Kelurahan Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung. Pihak kepolisian kini masih menyelidiki motif pembunuhan tersebut.

Saat ini jenazah pasangan suami istri itu tengah dalam perjalanan menuju Bandung dari Pandeglang, untuk dikebumikan.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(avi/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%