Detik.com News
Detik.com
Jumat, 14/03/2014 19:06 WIB

Pileg 2014 di Jabar, Sehari Ada Empat Parpol Berkampanye

Baban Gandapurnama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 kurang satu bulan lagi. Jadwal kampanye sudah disepakati KPU Jabar dan parpol peserta pemilu yang mulai bergulir 16 Maret hingga 5 April mendatang.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengatakan setiap parpol hanya dijatah lima hari untuk kegiatan kampanye.

"Jadi tiap satu hari itu ada empat parpol melaksanakan kampanye," kata Yayat kepada wartawan di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Jumat (14/3/2014).

Jadwal kampanye Pileg 2014, sambung Yayat, sudah diatur dan disepakati oleh 12 parpol peserta pemilu. Total di Jabar terdiri 12 daerah pemilihan (Dapil).

"Sebelum masa kampaye, Sabtu ini (15 Maret), berlangsung karnaval parpol dan deklarasi damai Pemilu 2014," ucap Yayat. Karnaval parpol itu dimulai dari Gasibu dan finish di Tegalega.

Berikut jadwal kampanye di Jabar:
- Dapil 1 (Kota Bandung dan Kota Cimahi):
Nasdem (16 Maret), Golkar (17 Maret), PPP (18 Maret), PDIP (20 Maret), PAN (21 Maret), PKPI (22 Maret), PKS (25 Maret), Demokrat (26 Maret), PBB (27 Maret), PKB (29 Maret), Gerindra (30 Maret), Hanura (1 April), Nasdem (3 April), Golkar (4 April), PPP (5 April)

- Dapil 2 (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat):
PKB (16 Maret), Gerindra (17 Maret), Hanura (18 Maret), Nasdem (20 Maret), Golkar (21 Maret), PPP (22 Maret), PDIP (25 Maret), PAN (26 Maret), PKPI (27 Maret), PKS (29 Maret), Demokrat (30 Maret), PBB (1 April), PKB (3 April), Gerindra (4 April), Hanura (5 April)Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%