Detik.com News
Detik.com
Minggu, 19/01/2014 17:40 WIB

Jalan Lingkar Cirebon Sepanjang 20 Km Segera Dibangun

Erna Mardiana - detikNews
Bandung - Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat tengah menggodok pembangunan jalan lingkar Cirebon yang akan menghubungkan Kota Sumber-Tegalwangi-Gunung Jati. Jalan lingkar sepanjang 20 kilometer itu kini masih tahap penelitian dan pengumpulan data.

"Ini terobosan yang akan kami lakukan agar Kota Cirebon semakin berkembang. Perkembangan Kota Cirebon yang maju pesat juga membuka minat warga untuk datang," ujar Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat HM Guntoro pada redaksi, Minggu (19/1/2014).

Menurut Guntoro jalan lingkar Cirebon yang akan menghubungkan Kota Sumber-Tegalwangi-Gunung Jati itu membuka roda perekonomian serta wisata wilayah Cirebon.

"Pengembangan wisata di Cirebon semakin terbuka. Cirebon penuh dengan destinasi wisata terutama religi dan alam," kata Guntoro.

Beberapa lokasi wisata religi yang ada antara lain Kompleks Makam Sunan Gunung Jati, keraton, dan Gua Sunyaragi. Sedangkan wisata alam lebih banyak berada di kaki Gunung Ciremai antara lain Sangkanurip, Linggar Jati, dan Bukit Gronggong.

"Dengan adanya jalan lingkar pengunjung tidak harus masuk Kota Cirebon. Hal ini mengurangi kepadatan yang selama ini terjadi di Kota Udang," ujar Guntoro.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H Mustofa menyambut baik rencana pembuatan jalan tersebut. "Tentu ini rencana bagus yang harus mendapat dukungan semua pihak. Jalan memberikan fasilitas bagi warga dan pengunjung agar lebih cepat mendatangi lokasi wisata," ujar Mustofa.

Namun Mustofa meminta rute yang dipilih benar-benar harus efektif. "Selain itu sebaiknya melewati beberapa lokasi wisata religi yang banyak tersebar di jalur tersebut," tandasnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ern/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%