detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:28 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 20/12/2013 12:32 WIB

Anak Mutilasi Ibu Kandung di Cianjur Diduga Alami Gangguan Jiwa

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Pupun (40) memutilasi ibu kandungnya Anih (65) pada Rabu dini hari lalu (18/12/2013). Potongan tubuh perempuan yang telah melahirkannya itu disebar di pekarangan rumah. Ia mengakui perbuatannya pada seorang saksi inisial I.

"Diduga pelaku mengalami gangguan jiwa," ucap Wakapolda Jabar Brigjen Pol Rycko Amelza Dahniel kepada wartawan saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (20/12/2013).

Pupun mengakui memotong-motong tubuh ibunya pada Rabu 18 Desember lalu, sekitar pukul 03.00 WIB, di Kampung Pasir Gombong, RT 3 RW 2, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pelaku dan korban selama ini tinggal satu rumah di daerah tersebut.

Tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB, pelaku berterus terang kepada seorang saksi berinisial I (50), telah membunuh Anih dengan cara mutilasi.

Personel Polres Cianjur langsung mengecek informasi tersebut setelah memperoleh laporan dari warga setempat. Saksi dan tetangga dimintai keterangan guna bahan penyelidikan.

Menurut Rycko, selama ini para warga mengetahui kondisi Pupun yang berprilaku tidak normal. "Dugaan gangguan jiwa yang dialami pelaku itu dikuatkan keterangan warga sekitar," tutur Rycko.

Pupun mengeksekusi ibu kandungnya tersebut dengan cara memutilasi kepala, tangan kanan kiri, dan kaki kanan kiri. Potongan tubuh korban ditemukan berserakan di sekitar luar rumah.

Pupun saat ini diamankan di Mapolres Cianjur. Kasus pembunuhan mengerikan ini masih dalam penyelidikan polisi.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(bbn/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close