detikcom
Kamis, 21/11/2013 06:05 WIB

UMK Kota Bandung Direvisi Jadi Rp 2 Juta

Erna Mardiana - detikNews
Bandung - Perjuangan buruh selama tiga hari berturut-turut 'mengepung' Balai Kota Bandung akhirnya berbuah manis. UMK KOta Bandung direvisi. Sebelumnya Rp 1.923.157, kini menjadi Rp 2.000.000

"Alhamdulillah naik, meski tidak sesuai dengan angka awal yang kita tuntut," ujar Ajat Sudrajat, Ketua SBSI 1992 Jabar saat dihubungi melalui telepon, Kamis (21/11/2013).

Meski angkanya jauh dari tuntutan buruh yaitu Rp 2,7 juta, bagi Ajat hal itu rasional. "Perjuangannya jangan dilihat dari angka, namun dari niat baik walikota yang mau merevisi," ujarnya.

Ajat menilai dengan UMK Rp 2 juta tahun ini, membuat penentuan UMK 2015 nanti akan mudah. "Startnya kan nanti sudah di Rp 2 juta, jadi mudah ke depannya," katanya.

Ajat mengungkapkan untuk kawasan Bandung Raya yang sudah sepakat baru Kota Bandung, kawasan Bandung Raya lainnya masih deadlock. "Kabupaten Bandung, Cimahi, Bandung Barat belum sepakat. Mereka kabarnya akan aksi ke gubernur," ujarnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ern/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
63%
Kontra
37%