detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 21/11/2013 06:05 WIB

UMK Kota Bandung Direvisi Jadi Rp 2 Juta

Erna Mardiana - detikNews
Bandung - Perjuangan buruh selama tiga hari berturut-turut 'mengepung' Balai Kota Bandung akhirnya berbuah manis. UMK KOta Bandung direvisi. Sebelumnya Rp 1.923.157, kini menjadi Rp 2.000.000

"Alhamdulillah naik, meski tidak sesuai dengan angka awal yang kita tuntut," ujar Ajat Sudrajat, Ketua SBSI 1992 Jabar saat dihubungi melalui telepon, Kamis (21/11/2013).

Meski angkanya jauh dari tuntutan buruh yaitu Rp 2,7 juta, bagi Ajat hal itu rasional. "Perjuangannya jangan dilihat dari angka, namun dari niat baik walikota yang mau merevisi," ujarnya.

Ajat menilai dengan UMK Rp 2 juta tahun ini, membuat penentuan UMK 2015 nanti akan mudah. "Startnya kan nanti sudah di Rp 2 juta, jadi mudah ke depannya," katanya.

Ajat mengungkapkan untuk kawasan Bandung Raya yang sudah sepakat baru Kota Bandung, kawasan Bandung Raya lainnya masih deadlock. "Kabupaten Bandung, Cimahi, Bandung Barat belum sepakat. Mereka kabarnya akan aksi ke gubernur," ujarnya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(ern/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%