Selasa, 19/11/2013 20:09 WIB

Kebakaran di Dekat Terminal Cicaheum, Jalan AH Nasution Macet Parah

Erna Mardiana - detikNews
Bandung - Api mengamuk di dekat Terminal Cicaheum Bandung di Jalan AH Nasution, Selasa (19/11/2013). Kebakaran melanda bangunan semi permanen yang digunakan untuk 3 unit usaha di 300 meter dari terminal sekitar pukul 18.30 WIB. Tak ada korban jiwa akibat kejadian ini dan api masih dalam upaya pemadaman hingga saat ini.

Tiga unit usaha yang menempati lokasi tersebut yaitu Baso Niki Eco, Kurnia Nisan (usaha batu nisan dan kayu) serta sebuah bengkel. Dua mobil yang berada di bengkel pun ikut dilalap si jago merah. Dugaan sementara, api terjadi akibat adanya konsleting listrik.

"Api pertama kali terlihat oleh tukang baso. Itu sudah membesar di atap (kios Kurnia Nisan)," ujar Yani Subiani Ketua RW 01 Kelurahan Cicaheum Kecamatan Kiaracondong saat ditemui di lokasi.

Belum bisa diprediksi kerugian akibat kejadian ini. Luas bangunan yang terbakar sekitar 400 meter persegi.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Rohmat Hidayat mengatakan menurunkan 9 mobil unit mobil pancar, 2 unit mobil resque dan 2 mobil bantuan TNI. Dalam 1 jam pemdaman, api mulai mengecil meski sempat kembali membesar.

"Kami tiba 15 menit setelah masuk laporan. Kami kesulitan karena tadi jam padat. Dalam memadamkan hambatannya karena banyak bahan yang mudah terbakar seperti kayu-kayu," tuturnya.

Pantauan di lapangan, akibat kebakaran ini arus lalu lintas di Jalan AH Nasution mengalami kemacetan parah. Kendaraan dari arah Cicadas dialihkan ke Jalan PHH Mustofa, sementara kendaraan dari Surapati dialihkan ke jalan tembus menuju Antapani.

Sedangkan kendaraan dari arah Cibiru tertahan akibat kejadian tersebut. Hanya 1-2 kendaraan yang bisa melintas sesekali karena terhambat pemadaman. Ribuan warga tumplek di sekitar lokasi kebakaran.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ern/tya)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%