Detik.com News
Detik.com

Rabu, 13/11/2013 12:24 WIB

Komisaris BPR hingga AE Gelapkan Uang Nasabah Miliaran Rupiah

Erna Mardiana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar mengungkap kasus tindak pidana perbankan yang terjadi di PT BPR Sadayana Artha Majalaya yang beralamat di Jalan Babakan No. 119 Majalaya Kabupaten Bandung.

Kasus itu berlangsung dari bulan November 2009 sampai dengan Agustus 2011. Saat ini PT. BPR Sadayana Artha Majalaya sudah dilikuidasi.

"Ada enam tersangka yang telah kami tetapkan," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul dalam rilis yang diterima redaksi, Rabu (13/11/2013).

Keenam tersangka itu dari internal perusahaan, yaitu AN, Komisaris Utama, ZE selaku Direktur Utama, AM sebagai Direktur, SR sebagaiKabag Operasional, NI, Account Officer, KHA, Account Officer.

Menurut Martinus modus para tersangka adalah penarikan tabungan tanpa seijin nasabah, penarikan angsuran kredit yang tidak dicatat dalam pembukuan, pemberian kredit fiktif, serta rekayasa pengeluaran biaya-biaya fiktif.

Cara yang dilakukan oleh masing-masing tersangka dalam melakukan tindak pidana perbankan, SR, selaku Kabag Operasional telah melakukan penarikan tabungan milik 10 nasabah PT. BPR Sadayana Artha Majalaya tanpa seizin dan sepengetahuan para nasabah dengan total nominal Rp 56,6 juta.

NI dan KHA, selaku Account Officer melakukan penarikan angsuran kredit 98 debitur yang tidak tercatat dalam pembukuan atau laporan bank dengan total nominal sebesar Rp 313,8 juta.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ern/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%