detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 11:20 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 02/10/2013 10:43 WIB

Benarkah Holly Istri Kedua Auditor Utama BPK Gatot Supiartono?

Angling Adhitya Purbaya,Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Hubungan Holly Angela (37) dan Auditor Utama BPK Gatot Supiartono sudah jelas. Adik Angela, Yoyok, mengamini bahwa kakaknya bersuamikan Gatot. Mereka sudah menikah.

"Gatot suaminya, kerja di BPK," kata Yoyok saat ditemui di rumahnya di Semarang, Rabu (2/10/2013).

Sayangnya Yoyok tak mau bertutur, kapan keduanya menikah. Yoyok memilih bungkam.

Namun kemudian santer beredar kabar, Holly merupakan istri kedua Gatot. Isu ini ramai diperbincangkan di lingkungan BPK. Bukan tanpa alasan, istri pertama Gatot aktif di Dharma Wanita BPK sehingga bukan orang yang asing bagi para pegawai BPK.

"Istrinya aktif kalau ada acara-acara," bisik pejabat di BPK yang enggan disebutkan namanya.

Gatot memiliki 3 anak dari istri pertamanya. Dipastikan sosok Holly bukan yang kerap datang ke acara-acara Dharma Wanita di BPK.

"Anaknya Gatot itu pintar-pintar," tambah pejabat itu.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ndr/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%