detikcom
Senin, 30/09/2013 16:13 WIB

Buku Masalah di Kota Bandung, Ridwan Kamil: Bisa Dipakai Bantal

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menunjukkan buku permasalahan Kota Bandung yang ia susun. Buku tersebut berisi sejumlah masalah yang dialami warga Kota Bandung mulai dari lingkup RT/RW.

Buku dengan sampul berwarna putih tersebut diberi judul 'Data Inventarisasi Permasalahan di Kelurahan dan Kecamatan'.

"Ini buku permasalahan Kota Bandung, hasil kompilasi mulai dari tingkat RT RW. Cukup tebal. Jumlah halamannya tidak tahu karena tidak ditulis halamannya, tapi bisa jadi bantal," kata Ridwan Kamil di Plaza Balai Kota Jalan Wastukancana Kota Bandung, Senin (30/9/2013).

Pria yang akrab disapa Emil tersebut mengatakan, buku tersebut masukan soal permasalahan dari tingkat RT RW. Masalah tersebut dikumpulkan untuk dicarikan solusi yang bisa dituntaskan secara kewilayahan.

"Nanti penguatannya di kewilayahan. Mudah-mudahan di perubahan dilakukan, lalu di APBD murni dikuatkan. Jadi untuk menuntaskan masalah tidak harus selalu oleh SKPD dan kepala dinas," jelasnya.

Emil tidak merinci berapa jumlah halaman yang ada dalam buku tersebut, namun ia menyebut ada sekitar 300 sub masalah di dalamnya.

"Ada sekitar 300 sub masalah, belum masalah yang kecil-kecilnya. Mudah-mudahan lima tahun ke depan tinggal dua lembar," ucapnya.




Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(avi/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%