detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 30/08/2013 18:00 WIB

PR Ridwan Kamil Tuntaskan Masalah PKL di Kawasan 7 Titik

Avitia Nurmatari - detikNews
PKL Masjid Agung (dok.detikcom)
Bandung - 'Anda memasuki kawasan 7 titik'. Pernah membaca tulisan tersebut? Iya, Kota Bandung memang memiliki fokus wilayah yang seharusnya menjadi percontohan pelaksanaan ketertiban, kebersihan dan keindahan (K3). Jalan yang termasuk ke dalam kawasan 7 titik itu yakni Kawasan Alun-Alun, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Dalem Kaum, Jalan Kepatihan, Jalan Dewi Sartika, Jalan Asia Afrika dan Jalan Merdeka.

Dirunut dari atas yakni Jalan Merdeka, salah satu kawasan pusat perbelanjaan di Bandung tersebut nyatanya dipenuhi PKL. Setiap menjelang sore, di pinggir jalan, terutama di depan pusat perbelanjaan kerap dihinggapi PKL. Mulai dari yang berjualan aksesori, DVD bajakan, hingga hewan-hewan liar. Semakin sore, kawasan itu semakin padat karena banyaknya pejalan kaki dan angkutan umum yang mangkal di pinggir jalan. Akibatnya kemacetan pun tak terbendung.

Jalan lainnya yakni Jalan Otto Iskandardinata yang tersohor karena keberadaan Pasar Baru. Rasanya sudah tak terhitung berapa kali Pemkot melakukan penertiban di kawasan tersebut. Selain penertiban PKL, parkir liar di kawasan tersebut kerap membuat jalanan macet. Trotoar juga sudah tidak bisa lagi leluasa dipakai pejalan kaki, karena dipadati oleh PKL.

Yang paling menjadi sorotan, yakni kawasan Alun-alun, Jalan Dalem Kaum, Jalan Dewi Sartika dan Jalan Kepatihan. Kempat lokasi tersebut letaknya berdekatan. Masing-masing lokasi seolah sudah menjadi lapak permanen bagi para PKL. Rencana Pemkot Bandung untuk merelokasi mereka pun hanya sebatas wacana karena hingga saat ini belum terealisasi.

Upaya penertiban memang sudah kerap dilakukan. Upaya komunikasi dengan para PKL juga sering dilakukan dalam rapat-rapat khusus. Namun hingga saat ini belum menemukan titik temu menyelesaikan masalah PKL di Kota Bandung. Terbukti PKL dan petugas masih terus kucing-kucingan.

Itu baru di kawasan 7 titik. Sementara di kawasan lain juga banyak PKL-PKL yang tidak bisa dibiarkan begitu saja. Seperti di kawasan Cicadas, Simpang Dago, Cihampelas dan kawasan lainnya.

Tanggal 16 September 2013 nanti, Bandung akan memiliki pemimpin baru. Wali Kota terpilih dan Wakil Wali Kota terpilih yakni Ridwan Kamil dan Oded M Danial adalah harapan baru bagi warga Bandung untuk menyelesaikan maslah di Kota Bandung. Sanggupkah pria yang akrab disapa Kang Emil ini membereskan PKL?



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(avi/avi)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%