Jumat, 12/07/2013 10:25 WIB

Dishub Jabar Berbagi Info Mudik Lewat Jejaring Sosial

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat sejak tahun lalu memanfaatkan jejaring sosial guna berbagi informasi arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri. Sejumlah petugas disiapkan bekerja nonstop mengabarkan situasi terkini jalur dan lalu lintas via dunia maya.

"Ya, kami pakai jejaring sosial twitter yang bisa diakses masyarakat. Dari tahun lalu juga sudah ada," kata Kadishub Jabar Dedi Taufik di Bandung, Jumat (12/7/2013).

Biasanya, sambung Dedi, sajian di twitter @dishub_jabar itu berkaitan kondisi arus lalu lintas di lokasi jalur mudik wilayah Jabar. Masyarakat pun bisa berkontribusi memberikan info situasi saat melintas di jalur mudik.

Perkembangan teknologi macam jejaring sosial tersebut bisa difungsikan membantu menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Tertutama momen mudik lebaran Idul Fitri.

"Nanti kami menyiapkan petugas yang standby untuk mengelola info lewat twitter. Informasi yang disampaikan, diusahakan update 24 jam. Ada lima personel yang saling bergantian bertugas. Saat ini sudah bisa diakses," ucap Dedi.

Selain mengandalkan alat komunikasi jarak jauh serta dukungan petugas Orari, Dishub Jabar memasang 15 kamera closed circuit television (CCTV) untuk memantau situasi mudik dan perkembangan arus lalu lintas. Titik CCTV itu antara lain berada di Sadang, Bogor, Sukabumi, Ciawi, Ujungberung, Ciburu, Malangbong, Limbangan, Kadungora, dan Banjar.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/bbn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
63%
Kontra
37%