Detik.com News
Detik.com
Rabu, 19/06/2013 21:34 WIB

Bareskrim Mabes Polri Razia Software Ilegal di Mal BEC

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bareskrim Mabes Polri Razia Software Ilegal di Mal BEC
Bandung - Penyidik Bareskrim Mabes Polri merazia mal Bandung Electronic Center (BEC). Mereka mendatangi toko-toko komputer untuk mencari compact disc (CD) software ilegal.

Razia yang dilakukan merupakan bagian dari program 'Be Safe With Genuine' dan 'Mall IT Bersih'. "Ada 13 penyidik yang dibagi menjadi 5 tim diturunkan dalam razia kali ini," ujar Kanit I Subdit Industri dan Perdagangan AKBP Rusharyanto saat ditemui disela-sela razia di mal BEC, Jalan Purnawarman, Kota Bandung, Rabu (19/6/2013).

Ia mengatakan, razia seperti ini rencananya digelar di enam kota besar Indonesia seperti Jakarta dan Medan. Pantauan detikcom, tim penyidik menyidak toko lalu memeriksa kepingan-kepingan CD.

Razia berlangsung sejak pukul 17.00 WIB. Para penyidik terlihat memeriksa toko komputer di lantai satu dan dua. Hingga pukul 20.00 WIB razia masih berlangsung. Kegiatan tersebut tak mengganggu aktivitas jual beli di mal yang berlokasi di pusat kota ini. Belum bisa dipastikan berapa jumlah barang bukti yang berhasil diperoleh dan disita.

"Ini bisa sampai malam. Kalau enggak selesai hari ini, ya bisa saja dilanjutkan besok (Kamis)," ucap Rusharyanto.
(tya/bbn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%