detikcom
Rabu, 05/06/2013 13:28 WIB

Undangan Pelantikan Gubernur, dari Tokoh Masyarakat hingga Menteri

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Sebanyak 3.500 undangan mulai disebarkan terkait pelantikan Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar sebagai gubernur dan wakil gubernur Jabar periode 2013-2018. Para undangan antara lain pejabat negara dan tokoh masyarakat.

Sekretaris DPRD Jawa Barat Ida Hernida menyebutkan acara pelantikan Aher-Deddy Mizwar berlangsung pada 13 Juni 2013 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Undangan rampung dicetak dan disebar sejak Selasa 5 Juni kemarin.

"Undangan untuk para tamu sudah disebarkan. Tamu yang diundang itu di antaranya para menteri, gubernur, dan tokoh masyarakat," jelas Ida saat dihubungi wartawan via telepon, Rabu (5/6/2013).

Ida menjelaskan, lantaran keterbatasan kapasitas Gedung Merdeka, pihaknya hanya menyediakan 3.600 undangan. Ia memohon maaf jika nanti para tamu undangan menempati tempat duduk yang tersedia di luar gedung.

Disinggung persiapan kegiatan pelantikan hingga kini, Ida mengklaim sudah siap 95 persen. Proses gladi resik digelar 12 Juni mendatang.

Selama pelaksanaan pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jabar periode 2013-2018, pihak kepolisian bakal menutup sementara Jalan Asia Afrika. Pengguna jalan dipastikan tidak diperbolehkan melintas.

"Sebagai perwakilan Pemprov Jabar, saya memohon maaf sewaktu pelantikan nanti terjadi gangguan kelancaran lalu lintas. Masyarakat diimbau mencari jalan alternatif jika menuju Jalan Asia Afrika," tutup Ida.


Korban salah tangkap dibakar hidup hidup dan ditembak agar mengakui tuduhan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/tya)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
54%
Kontra
46%