detikcom
Rabu, 22/05/2013 18:27 WIB

Seluruh Parpol Tuntas Serahkan Perbaikan Syarat Bacaleg ke KPU Jabar

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Parpol sudah seluruhnya menyerahkan berkas perbaikan persyaratan bakal calon legislatif (Bacaleg) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Hari ini merupakan terakhir penyerahan berkas perbaikan yang batas waktunya ditutup pukul 16.00 WIB.

"Parpol sudah semuanya menyerahkan berkas perbaikan bacaleg. Hari terakhir ini ada delapan parpol yang menyerahkan ke kantor KPU Jabar," jelas Ketua Pokja Penghitungan Suara KPU Jabar Ahmad Heri kepada wartawan di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Rabu (22/5/2013).

Seluruh parpol yang sudah menyerahkan berkas perbaikan persyaratan Bacaleg itu yakni PDIP, PKS, Demokrat, Golkar, PAN, PPP, PKB, PBB, Hanura, Gerindra, Nasdem, dan PKPI.

"Kalau yang hari terakhir menyerahkan tadi di antaranya yakni Golkar, PAN, PBB, PKPI, PKB, Gerindra, Demokrat dan Hanura," kata Ahmad.

Menurut Ahmad, usai penerimaan hari ini, selanjutnya KPU melakukan verifikasi berkas perbaikan selama satu minggu terhitung mulai Kamis 23 Mei 2013. Setelah itu pada 4-13 Juni 2013 menyusun Daftar Caleg Sementara (DCS).

"KPU akan mengumumkan DCS melalui media massa pada 14 Juni mendatang," singkat Ahmad.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(bbn/tya)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%