detikcom
Selasa, 21/05/2013 09:55 WIB

Aher-Deddy Mizwar Dilantik, Ini Strategi Polisi Jaga Keamanan

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Pelantikan gubernur dan wakil gubernur Jabar berlangsung 13 Juni 2013 mendatang di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Polisi kini tengah menyusun pola pengamanan yang rencananya dibagi tiga ring.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso mengatakan pelantikan menyesuaikan jadwal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar. Seperti diketahui, Pemenang Pilgub Jabar 2013 diraih pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar.

"Tempat pelantikannya berada di wilayah hukum Polrestabes Bandung. Maka itu, kami sudah menyusun rencanan pengamanan. Sekarang baru sebatas internal ke dalam. Selanjutnya nanti digelar rapat membahas teknis pengamanan pelantikan bersama Polda, Pemprov, KPU, dan DPRD Jabar," jelas Abdul kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung.

Abdul mengungkapkan, jajaran Polrestabes Bandung menurunkan kekuatan 1.232 personel sewaktu pelantikan gubernur-wakil gubernur Jabar periode 2013-2018.

"Pola pengamanan yang diterapkan terbagi tiga ring. Ring pertama diberlakukan di dalam tempat acara, ring dua di sekitaran lokasi kegiatan, dan ring tiga berada di luar," singkat Abdul.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bbn/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%