detikcom
Kamis, 16/05/2013 14:14 WIB

Bangun Restoran di Baksil, PT EGI Siap Hadapi Gugatan Warga

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - PT Esa Gemilang Indah (EGI) mengaku siap menghadapi gugatan dari warga terkait pembangunan kembali restoran yang ada di kawasan Babakan Siliwangi (Baksil).

Hal itu diungkapkan Konsultan Humas PT EGI, Dadan Hendaya, Kamis (16/5/2013). "Soal gugatan hukum, itu jelas hak setiap warganegara. Mereka bisa melakukan class action atau apapun namanya. Tidak ada hak kita untuk melarang itu," ujarnya.

Namun yang jelas, lanjut Dadan, pihaknya siap untuk membuka dialog dengan masyarakat maupun tokoh lingkungan.

"Kita siap untuk menerima kritikan atau masukan apapun dari masyarakat," ucapnya.

Bahkan, kata Dadan, PT EGI siap melakukan penandatanganan komitmen dengan aktivis lingkungan atau warga untuk menjaga Baksil tetap lestari.

"Kami hanya berharap agar semua pihak tidak berprasangka buruk. Mari sama-sama jaga dan awasi penataan dan pembangunan kawasan ini. Toh di MoU dan IMB ada rambu-rambu yang mengawasi kami begitu tegas," pungkasnya.

Sebelumnya, Walhi Jabar sedang menyiapkan draft gugatan hukum pembatalan dan pencabutan ijin mendirikan bangunan (IMB) yang diberikan Pemkot Bandung kepada PT Esa Gemilang Indah (EGI).



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(avi/ern)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%