detikcom
Selasa, 14/05/2013 16:37 WIB

HS Ditangkap Kejari Bandung Terlibat Proyek Fiktif dengan PT Telkom?

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Pria berinisial HS ditangkap tim Kejari Bandung lantaran diduga kongkalingkong membuat proyek fiktif dengan salah satu perusahaan BUMN yang kantor pusatnya berlamat di Kota Bandung. HS diketahui menjabat direktur utama di lima perusahaan swasta. Kepala Kejari Bandung enggan menyebutkan nama perusahaan BUMN yang dimaksud. Namun informasi menguat HS merupakan rekanan PT Telekomunikasi Indonesia (PT Telkom).

"Untuk nama BUMN itu belum dapat konfirmasi. Mungkin kalian bisa menyimpulkan sendiri," kilah Kajari Bandung Febrie Ardiansyah saat menjawab pertanyaan wartawan perihal nama salah satu perusahaan BUMN.

Ia menyampaikannya ketika menggelar jumpa pers di kantor Kejari Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (14/5/2013).

Sumber di Kejari Bandung berbisik, HS selama ini menjadi rekanan PT Telkom. Karena proyektif fiktif anggaran rutin PT Telkom untuk periode 2010-2013 itulah Kejari Bandung menyeret HS ke jalur hukum lantaran dugaan tindak pidana korupsi. HS menjabat direktur utama di PT Dimensi Kaya Perkasa, PT Tri Utama Jaya, PT Cahaya Harmoni, dan PT Arco Tritama Jaya, dan CV Bintang Anugerah.

Kerja sama HS dengan PT Telkom makin menguat. Sewaktu Febrie memberikan keterangan, dua orang dari PT Telkom Indonesia hadir di ruangan konferensi pers.

"Saya datang ke sini hanya ingin mendengarkan saja pernyataan Kajari tadi," tepis Humas Telkom Indonesia Divre III Bandung Das Rizal saat dihampiri wartawan selepas jumpa pers di tempat sama.

Apakah dimaksud perusahaan BUMN itu ialah PT Telkom? "Tadi Kajari bilang salah satu perusahaan BUMN. Tidak menyebut Telkom 'kan. Saya tidak bisa komentar," singkat Das.

(bbn/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%