detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 02:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 13/05/2013 18:59 WIB

Pilwalkot Bandung

Anis Matta dan Prabowo Direncanakan Jadi Jurkam Pasangan Rido

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Pasangan calon wali kota (cawalkot) dan calon wakil wali kota (cawawalkot) Bandung Ridwan Kamil-Oded Danial (Rido) berencana mendatangkan Presiden PKS Anis Matta dan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto untuk jadi jurkam saat kampanye pada 6-19 Juni 2013 mendatang.

"Kita akan undang Pak Anis dan Pak Prabowo untuk kampanye nanti," kata Ketua Tim Kampanye Rido Haru Suandaru di Bandung, Jawa Barat, Senin (13/5/2013).

Namun demikian, Haru menambahkan sejauh ini pihaknya belum ada kepastian apakah Anis dan Prabowo akan hadir atau tidak saat kampanye. "Itu sifatnya masih berupa usulan agar beliau hadir dalam jurkam," jelasnya.

Selain mereka Anis Matta dan Prabowo, rencananya, tim kampanye Rido akan mendatangkan beberapa orang lainnya yang dinilai potensial untuk mendongkrak perolehan suara.

"Kita akan undang semua potensi yang ada, termasuk tokoh-tokoh di Jabar," jelas Haru.

Seperti misalnya pasangan pemenang Pilgub Jabar Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar yang juga akan diundang untuk jadi jurkam.

"Salah satu dari mereka mungkin bisa kita undang untuk membantu upaya pemenangan pasangan Rido. Tapi yang jelas kita akan sesuai aturan perundang-undangan dalam menggunakan jurkam," terang Haru.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(avi/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%