Detik.com News
Detik.com

Senin, 13/05/2013 18:59 WIB

Pilwalkot Bandung

Anis Matta dan Prabowo Direncanakan Jadi Jurkam Pasangan Rido

Avitia Nurmatari - detikNews
Anis Matta dan Prabowo Direncanakan Jadi Jurkam Pasangan Rido
Bandung - Pasangan calon wali kota (cawalkot) dan calon wakil wali kota (cawawalkot) Bandung Ridwan Kamil-Oded Danial (Rido) berencana mendatangkan Presiden PKS Anis Matta dan Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto untuk jadi jurkam saat kampanye pada 6-19 Juni 2013 mendatang.

"Kita akan undang Pak Anis dan Pak Prabowo untuk kampanye nanti," kata Ketua Tim Kampanye Rido Haru Suandaru di Bandung, Jawa Barat, Senin (13/5/2013).

Namun demikian, Haru menambahkan sejauh ini pihaknya belum ada kepastian apakah Anis dan Prabowo akan hadir atau tidak saat kampanye. "Itu sifatnya masih berupa usulan agar beliau hadir dalam jurkam," jelasnya.

Selain mereka Anis Matta dan Prabowo, rencananya, tim kampanye Rido akan mendatangkan beberapa orang lainnya yang dinilai potensial untuk mendongkrak perolehan suara.

"Kita akan undang semua potensi yang ada, termasuk tokoh-tokoh di Jabar," jelas Haru.

Seperti misalnya pasangan pemenang Pilgub Jabar Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar yang juga akan diundang untuk jadi jurkam.

"Salah satu dari mereka mungkin bisa kita undang untuk membantu upaya pemenangan pasangan Rido. Tapi yang jelas kita akan sesuai aturan perundang-undangan dalam menggunakan jurkam," terang Haru.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(avi/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%