Senin, 13/05/2013 16:47 WIB

Pegawai Kontrak Jadi Prioritas CPNS Pemprov Jabar

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Tenaga kerja kontrak (TKK) atau pegawai honorer akan diprioritaskan untuk masuk dalam Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Jabar tahun ini. Berdasarkan verifikasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan), kuota CPNS Pemprov Jabar pada 2013 ini berkisar 1.810 orang.

Kuota CPNS tersebut terbagi jadi dua kategori untuk daftar CPNS yaitu 610 orang untuk Kategori I (pegawai honorer yang seharusnya diangkat namun gagal) dan 1.200 orang untuk Kategori II (pegawai honorer yang telah mengambdi selama 5 tahun).

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat, Muhamad Solihin telah memberikan usulan untuk perekrutan pegawai baru kepada pemerintah pusat. Setelah proses verifikasi, pemerintah pusat melalui Kemenpan lantas memberikan jatah untuk 1.810 orang untuk dua kategori.

"Melihat informasi tersebut sehingga yang jadi prioritas atau diutamakan adalah para pegawai yang sudah mengabdi," ujar Solihin saat dihubungi wartawan melalui ponselnya, Senin (13/5/2013).

Dia menjelaskan, meski pegawai honorer menjadi prioritas sebagaimana instruksi pemerintah pusat namun pendaftar umum tetap memiliki peluang. Hal itu jika Pemprov masih kekurangan pegawai.

"Kalau kurang maka nanti dibuka penerimaan yang bisa diakses kalangan umum," katanya.

Solihin menjelaskan, penerimaan CPNS di Pemprov Jabar ini mengalami pengunduran. Awalnya, penerimaan akan dilakukan pada Juni namun diundur hingga September tahun ini. Pemprov Jabar membutuhkan pegawai di berbagai sektor seperti tenaga medis dan tenaga teknik seperti untuk di lingkungan Pekerjaan Umum (PU).

Penerimaan pegawai baru diakui Solihin sangat dibutuhkan, karena ada sekitar 600 pegawai yang memasuki masa pensiun. Bahkan pada tahun 2013, ditaksir jumlah 'abdi negara' yang pensiun mencapai 750 orang. Penerimaan CPNS ini diharapkam mampu memenuhi kebutuhan jumlah pegawai Pemprov Jabar.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(tya/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%