detikcom
Minggu, 12/05/2013 19:05 WIB

Panwaslu Kota Bandung Temukan Selebaran Kampanye Hitam

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Belum masuk masa kampanye, namun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bandung, sudah menemukan selebaran kampanye hitam. Ketua Panwaslu Kota Bandung Cecep Budi mengatakan, selebaran tersebut ditemukan di kawasan Kiaracondong beberapa waktu lalu.

"Belum lama ini, sebelum penetapan oleh KPU, kami menemukan selebaran kampanye hitam yang dilemparkan pengamen. Hanya satu, itu juga sudah lecek," ujar Cecep saat ditemui usai launching tahapan sosialisasi Pilwalkot 2013, di Lapangan Tegalega, Minggu (12/5/2013).

Namun pihaknya enggan menyebutkan pasangan mana yang menjadi 'korban' kampanye hitam tersebut.

"Ya kalian (wartawan) pasti sudah tahu lah," ujar Cecep.

Cecep menegaskan, jika salah satu pasangan terbukti melakukan kampanye hitam, maka akan ditindak tegas, bahkan bisa sampai didiskualifikasi.

"Kalau ada salah satu pasangan calon yang menjelek-jelekan pasangan lain secara langsung, itu sudah termasuk tindak pidana. Karena kan itu menjelek-jelekan nama baik orang lain," tegasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(avi/avi)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%