detikcom
Selasa, 07/05/2013 17:47 WIB

Panwaslu Imbau 8 Pasang Cawalkot Taati Aturan Pemasangan Atribut

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bandung mengimbau kepada delapan pasangan calon Pilwalkot 2013 untuk mentaati pemasangan atribut, seperti baliho, spanduk dan lainnya.

Hal itu disampaikan Anggota Panwaslu Kota Bandung Epih Ibkar saat jumpa pers penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota di Kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Selasa (7/5/2013).

"Yang sering jadi laporan menyangkut pemasangan atribut baliho, spanduk dari pasangan calon. Kami mohon sama-sama dalam pemasangan atribut ini semua pasangan calon menaati aturan," ujar Epih.

Menurut Epih, memang tidak ada larangan menyangkut pemasangan atribut. Namun ada peraturan pemerintah daerah yang mengatur soal itu.

"Ada aturannya. Ada daerah yang memang diperbolehkan untuk pemasangan atribut, ada juga daerah yang harus steril," jelasnya.

Lebih lanjut Epih mengatakan, Panwaslu akan berkoordinasi dengan pihak yang berhak melakukan penertiban, yakni Pemkot Bandung.

"Nanti dalam penertiban atribut, kami akan melibatkan tim pasangan calon juga," singkatnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(avi/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%