detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:40 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 07/05/2013 14:43 WIB

Verifikasi DCS KPU Jabar: Tidak Ada Parpol yang 'Bersih'

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - KPU Jabar mengumumkan hasil verifikasi awal Daftar Caleg Sementara (DCS) Peserta Pemilu 2014. Hasilnya, tidak ada satu pun parpol yang 'bersih'. Berkas caleg yang parpol daftarkan banyak kekurangan, seperti ijazah yang belum dilegalisir. Namun untuk caleg ganda, tidak ditemukan.

Hal itu diungkapkan Ketua Pokja Pencalonan KPU Jabar Ahmad Heri. Jumlah total caleg yang didaftarkan 12 parpol adalah 1.136 orang.

"Partai yang biasanya lengkap, bersih, ternyata ditemukan juga salahnya. Paling banyak itu dari syarat pengajuan calon. Rata-rata temuannya ya urusan administrasi," ujar Ahmad saat ditemui di KPU Jabar, Jalan Garut, Selasa (7/5/2013).

Selain syarat pengajuan calon, syarat dari parpol seperti tanda tangan dari ketua parpol juga beberapa terlewat.

Ia menyebut, banyak caleg yang menyerahkan ijazah tanpa legalisir. Selain itu, banyak ditemukan nama yang berbeda antara ijazah dan KTP. "Untuk yang berbeda, kita minta nama yang sesungguhnya untuk disesuaikan," tuturnya.

Khusus untuk caleg yang sebelumnya adalah PNS, anggota dewan, anggota KPU, atau kepala desa, harus menyerahkan surat pengunduran diri sebelum Daftar Calon Sementara (DCS) ditetapkan sebagai DCT.

Perbaikan serta kelengkapan berkas tersebut diberikan mulai 9 hingga 22 Mei 2013.

Soal caleg ganda, Ahmad menjelaskan bahwa KPU tidak menemukannya dalam proses verifikasi. "Untuk DPRD Jabar antar partai antar dapil, kami belum mendapatinya," kata Ahmad.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(tya/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%