detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Kamis, 02/05/2013 13:27 WIB

Guru di Bandung Tuntut pencairan Tunjangan yang Belum Cair 5 Bulan

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), lima puluhan guru PNS dan honorer yang tergabung dalam Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) dan Forum Komunikasi Guru Honorer (FKGH) Kota Bandung berunjuk rasa di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis (2/5/2013). Mereka menuntut Pemkot Bandung mereformasi birokrasi di Dinas Pendidikan karena dinilai lalai terhadap hak-hak guru.

Ketua FAGI Kota Bandung Iwan Hermawan mengatakan, hingga saat ini tunjangan profesi guru (TPG) Kota Bandung selama 5 bulan yakni November-Desember 2012 dan triwulan pertama 2013 bulan Januari, Februari dan Maret, belum cair.

"Pembayaran tunjangan profesi guru triwulan pertama tahun 2013 ditransfer Kemenkeu ke kas daerah pada Maret 2013 dan paling lambat dibayarkan kepada guru bulan April 2013. Tapi sampai saat ini belum ada gambaran kapan cairnya TPG. Kota Bandung selalu telat dan tidak utuh dalam pencairan TPG setiap tahuan," ujar Iwan.

Selain itu, FKGH juga menuntut Pemkot segera membayarkan uang Tunjangan Penambah Penghasilan (TPP) kepada mereka yang berhak yakni yang telah memperoleh SK serta membantu mengupayakan percepatan penerbitan SK TPP bagi yang belum mendapatkannya.

"Sampai saat ini Disdik Kota Bandung tidak membayarkan uang TPP triwulan pertama periode tahun 2013 kepada sebagian besar guru-guru yang telah menerima SK penerima TPP sesuai yang tercantum dalam Data Pokok Pendidik dan Tenaga Kependidikan (DAPODIK)," ujar Ketua FKGH Yanyan Herdiyan di tempat yang sama.

Yanyan juga mengatakan, tunjangan daerah bagi guru honorer tahun 2012 belum dibayarkan. Padahal jumlahnya mencapai 637 orang atau senilai dengan Rp 800 juta lebih.

"Kami minta pemerintah segera menuntaskan pembayaran kekurangan uang tunda tahun 2012," tegasnya.

Massa datang sekitar pukul 12.10 WIB, beberapa di antaranya membawa poster bertuliskan 'Segera Cairkan Tunjangan Guru' dan lainnya. Saat ini para guru sedang melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Plt Sekda Kota Bandung.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(avi/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%