Detik.com News
Detik.com

Senin, 22/04/2013 18:30 WIB

Pemilu Perdana, Nasdem Bidik 18 Kursi DPRD Jabar

Oris Riswan Budiana - detikNews
Pemilu Perdana, Nasdem Bidik 18 Kursi DPRD Jabar
Bandung - Partai Nasional Demokrat (Nasdem) membidik 18 dari 100 kursi DPRD Jabar untuk pemilu perdananya pada 2014. Meski partai baru, Nasdem optimistis targetnya akan terwujud.

"Kita sudah lakukan kalkulasi, minimal di setiap dapil kita dapat satu sampai dua kursi. Kita targetkan 18 kursi saja, enggak usah banyak-banyak," kata Sekretaris DPW Partai Nasdem Agus Suparman di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Senin (22/4/2013).

Upaya untuk mewujudkan target adalah melakukan penguatan partai di setiap tingkatan. Perekrutan kader baru juga jadi strategi untuk jadi bagian dari mewujudkan target Nasdem.

Perekrutan kader baru pun jadi salah satu persyaratan bagi kader Nasdem agar bisa maju jadi calon anggota legislatif. "Untuk DPRD kabupaten/kota, setiap calon harus merekrut 1.000 orang, provinsi 1.500 orang, dan DPR RI 2.500 orang," jelasnya.

Sementara hari ini, Nasdem menyerahkan daftar caleg sementara (DCS) ke KPU Jabar. Total ada 100 nama yang diserahkan, 63 orang laki-laki dan 37 perempuan.

"Proses penjaringan caleg berjalan kurang lebih dua bulan. Untuk tingkat provinsi ada 320 orang yang daftar," tutur Agus. Dari 320 orang itu, 220 orang di antaranya terpaksa jadi cadangan.

Sedangkan dari 100 bakal caleg, 30 persen merupakan kader Nasdem, sisanya merupakan pengurus sayap partai serta masyarakat umum. Beberapa di antaranya adalah Memet Hamdan (mantan kadisparbud Jabar), Gunawan (ahli masterplan perkotaan), Muhammad Husein (mantan kadinkes Jabar), dan Subur (mantan sekda Ciamis).

Selain itu ada juga mantan pengurus parpol lain yang kini maju jadi caleg dari Nasdem. Contohnya adalah Edeh Purwadireja, mantan anggota DPRD Subang yang kini jadi kader Nasdem.


(ors/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%