Senin, 22/04/2013 16:39 WIB

Serahkan DCS, Gerindra Bidik 30 Kursi DPRD Jabar

Oris Riswan Budiana - detikNews
Bandung - Partai Gerindra serahkan daftar caleg sementara (DCS) untuk DPRD Jabar ke KPU Jabar, Senin (22/4/2013). Total ada 100 orang yang didaftarkan.

"Yang kita daftarkan 100 orang, 32 di antaranya calon perempuan," kata Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jabar Sunatra di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung.

Dalam proses penjaringan yang berlangsung sejak awal tahun, jumlah pendaftar caleg ke Gerindra mencapai 320 orang. Tapi berdasarkan hasil seleksi, dipilih orang-orang terbaik untuk diusung sebagai kader.

"Yang tidak didaftarkan itu jadi cadangan," ungkapnya.

Jika di tengah jalan ada calon yang harus diganti, maka calon cadangan akan maju. "Penggantinya nanti berdasarkan pertimbangan seperti skor hasil seleksi dan pertimbangan politis," jelas Sunatra.

Saat ini, kader Gerindra di DPRD Jabar ada delapan orang. Salah seorang di antaranya, Humar Dani, maju jadi caleg DPR RI. Sedangkan sisanya kembali jadi caleg untuk DPRD Jabar.

Dalam Pemilu 2014, Gerindra punya misi tinggi. "Kita menargetkan bisa meraih 30 kursi di DPRD Jabar," tandas Sunatra.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ors/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%