detikcom
Sabtu, 20/04/2013 11:41 WIB

Daftarkan Diri Jadi Caleg, 6 Anggota KPU di Jabar Mengundurkan Diri

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Sebanyak 6 orang anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah di Jabar resmi mengundurkan diri untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatis (caleg) dari partai. Dari 6 yang mengundurkan diri tersebut, 1 diantaranya maju sebagai caleg DPR RI, sementara 5 lainnya untuk DPRD kabupaten dan kota.

Hal itu diungkapkan Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat saat ditemui di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut , Sabtu (20/4/2013).

Ia mengatakan, KPU Jabar sebelumnya telah memberikan batas waktu terakhir untuk menyerahkan surat pengunduran diri hingga 5 April 2013.

"Dalam rangka menyambut proses pendaftaran caleg lewat parpol yang mulai dibuka tanggal 9 April 2013 lalu, diinstruksikan kalau ada yang mau berminat, diberi deadline pengajuan pemberhentian tanggal 5 April, sehingga pada saat proses pendaftaran sudah tidak lagi anggota KPU," ujar Yayat.

Kemudian, KPU menerbitkan SK pemberhentian untuk 6 orang anggota KPU pada 8 April, sehari sebelum masa pendaftaran dibuka.

Enam orang anggota KPU yang mengundurkan diri yaitu, Ikin Sodikin dari KPU Cimahi yang mendaftar caleg untuk DPR dari PKB,Osin Permana, Ketua KPU Kabupaten Bandung yang mendaftar caleg untuk DPRD Kabupaten Bandung, Dadang, anggota KPU Garut yang mendaftar untuk DPRD Garut dari Partai Demokrat, Ketua KPU Sukabumi, Ase Riyadi mendaftar caleg DPRD Sukabumi dari Partai Golkar, serta Nanang Herdiyana dari KPU Ciamis yang mendaftar DPRD Ciamis dari Partai Demokrat.

Satu Orang lainnya, yaitu dari KPU Cianjur, Unang Margana yang mendaftar untuk calon anggota DPD.

"Sertijab sudah dilakukan. Sekarang KPU sudah bersih dari unsur partai," tuturnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(tya/avi)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%