Detik.com News
Detik.com
Jumat, 19/04/2013 22:27 WIB

PKB Bidik 15 Persen Suara, Rhoma Irama akan Mobile di Jabar

Oris Riswan Budiana - detikNews
Bandung - DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) membidik suara 15 persen dari Jabar saat Pemilu 2014. Untuk mewujudkan target itu, Rhoma Irama akan bergerilya di 12 daerah pemilihan (dapil) yang ada di Jabar saat pemilu.

"Sudah pasti di 12 dapil, Bang Rhoma akan keliling di Jabar," kata Sekjen DPP PKB Imam Nahrowi di Kantor DPW PKB Jabar, Jalan Banteng, Kota Bandung, Jumat (19/4/2013).

Tak hanya di Jabar, Rhoma juga akan berkeliling ke 90 titik di Indonesia dalam rangka upaya pemenangan PKB. Tapi Rhoma punya titik konsen tersendiri yaitu di Jabar, Banten, sebagian Sumatera Utara, dan sebagian Kalimantan. "Beliau akan konsen di situ," jelasnya.

Disinggung apakah bergerilyanya Rhoma dalam rangka sosialisasi capres saat pemilu nanti, ia membantah. "Silaturahmi, karena pengurus PKB juga ingin menemui warga. Mungkin dengan ketokohan (Rhoma) itu kita bisa memiliki peluang lebih besar," ucap Imam.

Ketika disinggung rencana pencapresan Rhoma, Imam pun ogah bicara banyak. "Kita lihat saja nanti. Sekarang kita lagi fokus ke pileg semua. Kita fokus ke situ dulu," tandasnya.

Ketua DPW PKB Jabar Didi Wahidi menyambut baik rencana akan mobile-nya Rhoma Irama di Jabar. "Beliau pendukungnya banyak, fanatismenya tinggi. Insya Allah (target tercapai)," ungkapnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ors/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%