detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 18/04/2013 12:10 WIB

Peringatan KAA Momentum untuk Dorong Kemerdekaan Palestina

Tya Eka Yulianti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Dari 54 negara anggota Konferensi Asia Afrika (KAA), hanya tinggal satu negara saja yang hingga saat ini belum merdeka, yaitu Palestina.

Dalam peringatan KAA ke-58 tahun 2013 ini, Kementrian Luar Negeri melalui Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Abdurrahman Mochammad Fachri menyatakan bahwa negara KAA akan terus mendorong kemerdekaan Palestina

"Inti dari peringatan KAA adalah untuk memelihara dan menjaga semangat solidaritas serta kemitraan sesama negara anggota. Karena apa yang ada dalam Dasa Sila Bandung itu masih relevan dengan kondisi saat ini," ujar Fachri saat ditemui usai membuka acara Peringatan KAA ke-58 di Jalan Cikapundur Timur, Kamis (18/4/2013).

Salah satunya, yaitu membebaskan dunia dalam segala bentuk penjajahan dan menciptakan perdamaian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia.

"Namun pada kenyataannya saat ini masih banyak yang belum sejahtera. Dan yang masih akan terus kita dengungkan, yaitu kita akan tetap mendorong kemerdekaan Palestina," katanya.

Ia menyebut, upaya untuk mendorong kemerdekaan Palestina selain melakukan diplomasi, negara KAA juga memberikan penguatan SDM Palestina dengan memberikan pelatihan.

"Pada peringatan KAA tahun 2008, kami bersepakat untuk memberikan pelatihan untuk 10.000 orang Palestina di segala bidang. Indonesia kebagian untuk melatih 1.000 orang. Kami berikan training for trainer. Mulai dari pelatihan ekonomi, pendidikan, infrastruktur, good goverment dan lainnya untuk penguatan SDM mereka. Jadi, saat mereka merdeka, Palestina punya bekal," katanya.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(tya/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close