Detik.com News
Detik.com
Kamis, 18/04/2013 12:10 WIB

Peringatan KAA Momentum untuk Dorong Kemerdekaan Palestina

Tya Eka Yulianti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Peringatan KAA Momentum untuk Dorong Kemerdekaan Palestina
Bandung - Dari 54 negara anggota Konferensi Asia Afrika (KAA), hanya tinggal satu negara saja yang hingga saat ini belum merdeka, yaitu Palestina.

Dalam peringatan KAA ke-58 tahun 2013 ini, Kementrian Luar Negeri melalui Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Abdurrahman Mochammad Fachri menyatakan bahwa negara KAA akan terus mendorong kemerdekaan Palestina

"Inti dari peringatan KAA adalah untuk memelihara dan menjaga semangat solidaritas serta kemitraan sesama negara anggota. Karena apa yang ada dalam Dasa Sila Bandung itu masih relevan dengan kondisi saat ini," ujar Fachri saat ditemui usai membuka acara Peringatan KAA ke-58 di Jalan Cikapundur Timur, Kamis (18/4/2013).

Salah satunya, yaitu membebaskan dunia dalam segala bentuk penjajahan dan menciptakan perdamaian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia.

"Namun pada kenyataannya saat ini masih banyak yang belum sejahtera. Dan yang masih akan terus kita dengungkan, yaitu kita akan tetap mendorong kemerdekaan Palestina," katanya.

Ia menyebut, upaya untuk mendorong kemerdekaan Palestina selain melakukan diplomasi, negara KAA juga memberikan penguatan SDM Palestina dengan memberikan pelatihan.

"Pada peringatan KAA tahun 2008, kami bersepakat untuk memberikan pelatihan untuk 10.000 orang Palestina di segala bidang. Indonesia kebagian untuk melatih 1.000 orang. Kami berikan training for trainer. Mulai dari pelatihan ekonomi, pendidikan, infrastruktur, good goverment dan lainnya untuk penguatan SDM mereka. Jadi, saat mereka merdeka, Palestina punya bekal," katanya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(tya/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%