detikcom
Rabu, 17/04/2013 16:44 WIB

Koalisi Pendidikan Jabar Laporkan Carut Marut UN 2013 ke Ombudsman

Avitia Nurmatari - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Koalisi Pendidikan Jawa Barat melaporkan carut marutnya Ujian Nasional (UN) 2013 di Jawa Barat kepada Ombudsmand RI Kantor Perwakilan Jabar di Jalan Kebon Waru Utara No 1 Bandung, Rabu (17/4/2013).

Ada enam masalah yang dilaporkan oleh mereka yakni soal kualitas kertas soal dan lembar jawaban yang mudah sobek, soal UN tertukar, lembar jawaban UN tertukar, kekurangan soal, modus indikasi penipuan penjualan kunci jawaban dan pembiayaan UN.

"Kami melaporkan masalah ini kepada Ombudsman agar pihaknya bisa melaporkan langsung ke pusat. Karena banyak sekali pelanggaran yang terjadi, " ujar Koordinator Koalisi Pendidikan Jabar, Iwan Hermawan saat ditemui di Ombudsman.

Berikut rincian laporan Koalisi Pendidikan Jawa Barat kepada Ombudsman:

1. Kualitas kertas soal dan LJUN jelek dan mudah sobek di semua sekolah di Jabar.

2. Soal UN tertukar
-SMK cendekia bandung 1 ruangan tertukar dengan soal SMA.
-SMAN 1 singaparna Kabupaten Tasikmalaya Soal IPS tertukar dengan Soal IPA
-SMAN 2 Tasikmalaya soal Bhs Indonesia tertukar dengan soal Bhs Inggris.
-Soal paket soal matematika nyasar ke SMAN 1 Bandung
-SMAN 10 Garut menerima soal matematika SMA
-SMKN Muhammadiyah Kadungora menerima soal matematika SMA
-Soal SMAN Cipatujah tertukar dengan SMAN di Sumedang.

3. Lembar Jawaban UN tertukar
SMKN 2,7,9,13 Bandung, SMK Angkasa, SMA Al Hasan Depok, ada LJUN bahasa Inggris masuk dalam soal Bahasa Indonesia.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(avi/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%