detikcom

Rabu, 17/04/2013 16:28 WIB

Sebanyak 88 Caleg PKS untuk DPRD Jabar 60 Persen Muka Lama

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Sebanyak 88 calon anggota legislatif (caleg) DPRD Jabar telah resmi didaftarkan PKS ke KPU Jabar hari ini, Rabu (17/4/2013). Ketua DPW PKS Jabar Tate Qomarudin menyebut dari puluhan caleg itu kebanyakan muka lama. Hanya 40 persen yang baru.

"Hampir semua incumbent kembali daftar. Sekitar 40 persen lah yang muka baru," katanya ditemui di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Rabu (17/4/2013).

Tate menyebut selain dirinya, ada beberapa nama yang telah cukup dikenal yaitu Nur Supriyanto (Wakil Ketua DPRD Jabar) dan Ridho Budiman Utama.

Tate juga menyatakan dari 88 caleg yang didaftarkan, tidak ada satu pun dari kalangan artis. "Artis, enggak ada sih. Karena kita berpijak pada kaderisasi, mereka yang bekerja, berjuang dari awal sehingga kita bisa memantau kiprahnya," ujar Tate.

Meski menerapkan pencalonan berdasarkan kaderisasi, PKS juga memasukkan 15 nama yang non kader. Mereka dipilih antara lain karena pertimbangan sudah dekat dengan partai, sudah tahu kinerja dan karakter serta perilaku.

"Kami juga tidak mau sembarang merekrut. Tapi yang bukan kader juga sudah mendapat persetujuan DPP," katanya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(tya/ern)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%