Rabu, 17/04/2013 14:45 WIB

Ayi Janjikan Insentif RT dan RW di Bandung pada 2014 Naik

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Pemkot Bandung akan meningkatkan dana insentif RW, RT, PKK, Pos Yandu, Linmas, guru ngaji dan guru PAUD. Rencananya kenaikan insentif tersebut akan direalisasikan 2014 mendatang.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/4/2013).

"Para pengurus RT/RW ini berhasil menjaga situasi kondusifitas wilayah bersama-sama dengan aparat lain. Sangat wajar kalau kesejahteraan mereka ditingkatkan," ujar Ayi.

Seperti diketahui saat ini insentif Ketua RW hanya Rp 1,5 juta per tahun, sementara Ketua RT Rp 1,2 juta per tahun. Padahal menurut Ayi, tugas mereka paling depan untuk memberikan pelayanan kepada publik.

"Nanti akan dinaikkan secara bertahap hingga mencapai Rp 300-500 ribu per bulan. Kenaikan dilakukan karena para tokoh masyarakat yang mengabdi sebagai RW, RT, PKK, kader Pos Yandu, Linmas, Guru Paud, dan Guru ngaji merupakan pahlawan masyarakat yang menjadi ujung tombak," jelas Ayi.

Ayi mengatakan, kenaikan insentif RT/RW ini sebagai ucapan terima kasih karena mereka telah menciptakan kondisi Bandung kondusif dan aman sehingga membantu terciptanya iklim investasi yang memicu banyak wisatawan datang ke Kota Bandung.

"Dengan banyaknya wisatawan kan bisa meningkatkan PAD kota Bandung. Sedangkan Guru ngaji, guru Paud, Kader pos Yandu, dan PKK merupakan pahlawan bangsa yang mendidik dan membina anak-anak sebagai asset pembangunan masa depan bangsa harus mendapat perhatian tingkat kesejahteraannya," jelas Ayi.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(avi/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%