detikcom
Kamis, 04/04/2013 15:32 WIB

Bakal Caleg PDIP se-Jabar Tinggal Tunggu Pengesahan DPP

Oris Riswan Budiana - detikNews
Bandung - Para bakal caleg PDIP se-Jabar yang akan maju pada Pemilu 2014 tinggal menunggu pengesahan DPP PDIP. Jika telah disahkan DPP, para bakal caleg akan segera didaftarkan ke KPU.

"Nama-namanya sudah diserahkan ke DPP minggu lalu. Kalau sudah disahkan DPP akan segera kita daftarkan," kata Wakil Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana saat ditemui di Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Kamis (4/4/2013).

Dijelaskannya, berbagai seleksi bagi bakal caleg di tingkat PDIP Jabar sudah selesai dilakukan. Tapi tetap ada mekanisme selanjutnya yaitu pengesahan dari DPP.

Disinggung kapan rencana mendaftarkan bakal caleg ke KPU, Abdy belum bisa memastikannya. Sebab hingga kini belum ada persetujuan dari DPP bakal caleg yang akan diusung.

"Tapi yang jelas sebelum 22 April sudah kita daftarkan," jelas Abdy.

Disinggung berapa jumlah bakal caleg yang lolos dalam seleksi, Abdy mengaku tidak tahu persis jumlahnya. "Yang pasti di tingkat Jabar atau kabupaten/kota, disesuaikan dengan jumlah kursi DPRD yang ada di masing-masing daerah," paparnya.

Untuk DPRD Jabar misalnya, karena ada 100 kursi, maka PDIP hanya akan mengusung 100 orang sebagai caleg. Dalam proses seleksi caleg, ada sekitar 200 orang yang daftar untuk jadi caleg DPRD Jabar. Sedangkan untuk DPRD di 26 kabupaten/kota se-Jabar, ada sekitar 1.300 orang yang daftar.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ors/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%