detikcom
Sabtu, 16/03/2013 15:14 WIB

Kode Soal UN 2013 Menggunakan Barcode

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Ujian Nasional (UN) 2013 akan menjadi tantangan tersendiri bagi siswa SMA dan SMP. Sebab Kemendikbud akan melakukan sejumlah perubahan salah satunya kode soal tidak menggunakan angka lagi melainkan menggunakan barcode.

Hal itu disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh saat ditemui di Dinas Pendidikan Jabar, Jalan Dr Radjiman, Sabtu (16/03/2013).

"Untuk pengamanannnya kita menggunakan barcode. Sehingga ketika ingin memastikan apabila ada kebocoran itu bagaimana. Kalau memang ada bocoran jawaban, saya tanya mana soalnya?" ungkapnya.

Selain itu, variasi soal pada UN kali ini terdiri dari 20 macam. Tujuannya, kata M Nuh, agar siswa dapat lebih berkonsentrasi mengerjakan soal.

"Jadi kalau beda, ngapain menoleh-menoleh kan?" ujarnya.

Mendikbud mengakui dengan menggunakan sistem barcode memang biayanya lebih mahal dari kode dengan menggunakan nomor biasa. "Sedikit mahal memang, tapi wajar. Kalau untuk pengamanan sendiri lebih tinggi lagi, jadi kalau ada penyimpangan ketahuan," singkatnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(avi/avi)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%