detikcom
Minggu, 10/03/2013 15:00 WIB

23 Parpol Nonparlemen Usung Ridwan Kamil Jadi Cawalkot Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Sebanyak 23 partai politik nonparlemen mengusung penuh Ridwan Kamil atau Kang Emil maju sebagai bakal calon Walikota Bandung dalam ajang Pilwalkot 2013. Kang Emil mendeklrasikan diri maju membidik posisi Bandung 1, di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Minggu (10/3/2013).

"Kami para ketua dari 23 parpol nonparlemen sudah sepakat mendukung Ridwan Kamil. Kami siap bersama-sama mengantar Ridwan untuk daftar ke KPU Bandung," jelas Ketua Koordinator 23 Parpol Nonparlemen, Ade Budiman, kepada wartawan di sela-sela deklarasi Ridwan Kamil

Ade menjelaskan, parpol nonparlemen itu antara lain Partai Republikan, Partai Nasional Benteng Kerakyatan, Partai Pelopor, Partai Marhaen, PPD, dan PPDI. Selama dua bulan Ade dan ketua parpol norparlemen menjalin komunikasi dengan Ridwan. Tekad bulat pun disepakati dengan pertemuan 23 parpol nonparlemen di Hotel Karang Setra pekan lalu. Sekretariat besama pengusungan Ridwan pun disiapkan di Jalan Eckam No.9, Kota Bandung.

"Kami butuh sosok muda yang cerdas. Itu ialah Ridwan Kamil. Tentu harapan kami Bandung butuh perubahan lewat kontribusi Ridwan yang selama ini ide-idenya diakui di mata dunia. Masa potensi warga asli Bandung ini dibiarkan," ucap Ade penuh semangat.

Bila suara digabungkan, 23 nonparlemen itu hanya mengantongi 6,47 persen. Artinya langkah Ridwan dipastikan terganjal lantaran belum memenuhi 15 persen suara. Maka itu, kata Ade, komunikasi politik gencar dilakukan dengan partai parlemen seperti Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) guna mendongkrak dukungan untuk Kang Emil.

"Kalau digabungkan dengan Gerindra, dan PPP, bisa mencapai 16 persen. Tinggal nanti siapa yang cocok mendampingi Ridwan," kata Ade yang juga menjabat Ketua DPC PNBK Kota Bandung.

Menurut Ade, mengusung Ridwan menjadi calon Walikota Bandung merupakan harga mati. Jika peta politik berubah yang mengakibatkan Ridwan dipasang sebagai Bandung 2 atau wakil walikota, Ade dan kawan-kawan bakal mengalihkan dukungan. "Kalau seperti itu, 23 nonparlemen siap menarik dukungan. Ridwan itu pantas menduduki kursi Bandung Satu," tutur Ade.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
62%
Kontra
38%