Minggu, 03/03/2013 08:07 WIB

Hari Ini KPU Tetapkan Pemenang Pilgub Jabar

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pilgub 2013. Pemenangnya atau pemimpin Jabar terpilih periode 2013-2018 diumumkan di aula KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Minggu (3/3/2013).

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menyebutkan proses rekapitulasi berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. "Kami harapkan selesai dalam waktu tiga jam. Ya, paling lambat jam satu siang ini siapa pasangan memiliki suara terbanyak, maka ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur tepilih," jelas Yayat saat berbincang bersama detik.com via telepon.

Ia mengatakan, rapat pleno dihadiri KPU kabupaten dan kota, Panwaslu, stakeholder, serta perwakilan organisasi massa. "Selain itu diundang juga ketua-ketua partai pengusung cagub-cawagub," singkat Yayat.

Pilgub Jabar 2013 diramaikan lima pasangan kandidat. Mereka yakni Dikdik Mulyana Arif Mansyur-Cecep N.S. Toyib, Irianto MS. Syafiuddin-Tatang Farhanul Hakim, Dede Yusuf-Lex Laksamana, Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar, dan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki.

Pemenang Pilgub Jabar ialah peraih suara terbanyak. Jika raihan suaranya di atas 30 persen, maka pilgub berlangsung satu putaran. Jika ada dua kandidat atau lebih dengan raihan di atas 30 persen, pemenangnya ialah yang meraih suara terbanyak.

Apabila tidak ada kandidat yang mencapai 30 persen, pilgub berjalan dua putaran. Pasangan yang melenggang ke putaran dua adalah dua pasangan dengan raihan suara tertinggi.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(bbn/avi)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%