detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 14:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 28/02/2013 18:18 WIB

Merasa Tidak Salah dalam Kasus BJB, Aher: Saya Tenang Aja Lah

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyatakan tidak terkait dalam kasus dugaan kredit fiktif di Bank BJB yang kini dilaporkan ke KPK. Ia mengaku merasa tenang-tenang saja karena tidak melakukan hal-hal seperti yang dituduhkan padanya.

"Kan BJB sudah klarifikasi. Gubernur apa kaitannya di situ. Itu kan hanya diduga. Diduga punya saham gede sehingga mempengaruhi. Diduga. Dan dugaan itu tidak benar. Gitu kan. Selesai jawabannya," ujar Heryawan yang ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kamis (27/2/2013).

Saat disinggung apakah dirinya akan melaporkan balik orang yang melaporkannya, Aher pun terlihat tak begitu tertarik. "Ya lihat saja lah," katanya.

Lebih lanjut Aher menuturkan, dirinya merasa tenang dan aman saja meski mendapatkan tuduhan seperti itu. "Tenang aja lah, yg penting kan ketika tidak berbuat mah aman aja lah urusannya. Ketika kita disalahkan, orang enggak salah kok. Aman aja," tutur Heryawan sambil melenggang.

Seperti diberitakan sebelumnya Juru Bicara KPK Johan Budi mengaku menerima laporan dugaan kredit fiktif dari BJB ke salah satu koperasi di Sukabumi. KPK masih mempelajari kasus ini.

Sementara pihak BJB melalui Pimpinan Divisi Corporate Secretary Sofi Suryasnia mengungkapkan Koperasi Bina Usaha yang berkedudukan di Sukabumi ini memiliki track record yang baik dan masuk dalam 100 koperasi umum terbesar. Selain itu, KBU juga pernah mendapat penghargaan sebagai Koperasi Serba Usaha (KSU) terbaik No 2 di Indonesia.

Diakui Sofi, Bank BJB memberikan kredit kepada koperasi tersebut senilai Rp 38,7 miliar. Menurut Sofi sebagaimana kredit pada umumnya, kredit pada koperasi ini juga memberikan keuntungan bagi Bank BJB berupa pendapatan bunga.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(tya/ern)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%