detikcom
Kamis, 28/02/2013 12:16 WIB

Persib vs Persija Batal Digelar di Stadion Siliwangi

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Duel tim bubuyutan Persib Bandung vs Persija Jakarta dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) dipastikan batal digelar Stadion Siliwangi, pada Minggu 3 Maret 2013 nanti. Laga klasik tersebut tak berlangsung di Siliwangi lantaran bertepatan rapat pleno hasil penghitungan rekapitulasi suara Pilgub Jabar di kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung.

"Karena bersamaan dengan pleno KPU, kami tidak izinkan (Persib vs Persija) di Siliwangi," jelas Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya kepada wartawan di Jotel Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Kamis (28/2/2013).

Meski begitu, Anis memberi nafas lega bagi bobotoh dan pasukan 'Maung Bandung. Ia memastikan tarung dua klub sarat gengsi tersebut berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

"Mainnya di Jalak Harupat. Izinnya sudah turun," singkat Anis.

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menyebutkan pihaknya sengaja tidak merekomendasikan Persib menjamu Persija tampil di Stadion Siliwangi. Alasannya, kata Martin, faktor keamanan menjadi sorotan pihaknya karena pada waktu sama di kantor KPU Jabar berlangsung rapat pleno. Apalagi jarak kantor KPU Jabar dan Stadion Siliwangi terbilang dekat.

"Maka itu, kami sampaikan rekomendasi kepada Panpel Persib untuk melaksanakan pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat," terang Martin saat ditemui di lokasi serupa.

Hingga kini, lanjut Martin, pihaknya belum memperoleh kabar dari Panpel Persib apakah siap menerima rekomendasi tersebut atau tidak. Ditanya apakah pertandingan Persib vs Persija boleh dihadiri penonton, Martin menjawab kalaupun ada penonton merupakan sesuatu yang wajar.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bbn/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
53%
Kontra
47%