Minggu, 24/02/2013 17:58 WIB

Jadi Wagub, Deddy Mizwar akan Belajar Pemerintahan dari Staf Ahli

Oris Riswan Budiana - detikNews
Bandung - Cawagub Jabar Deddy Mizwar mengaku akan belajar ilmu pemerintahan dari staf ahli di Pemprov Jabar. Itu akan jadi bekal selama ia memimpin Jabar dalam lima tahun ke depan.

"Saya akan belajar tata kelola pemerintahan yang ada. Kan nanti ada staf ahli yang memberikan pelajaran," kata Deddy di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Minggu (24/2/2013).

Menurutnya setelah jadi wagub, Deddy mengaku perannya di dunia film akan sangat berkurang karena harus fokus di dunia pemerintahan. "Tapi Insya Allah kegiatan film di Jabar akan bertambah," ucapnya.

Deddy mengatakan, akan ada banyak perbaikan dan fokus perhatiannya jika ia memimpin Jabar bersama Ahmad Heryawan. Salah satunya adalah dunia olahraga. Kabupaten atau kota di Jabar diharapkan punya gedung olahraga atau stadion yang memadai.

Disinggung tanggapannya soal hasil quick count, Deddy menjawab datar. "Biasa-biasa saja," singkatnya. Meski begitu, ia menegaskan kesiapannya jadi orang nomor dua di Jabar. "Kalau enggak siap, saya enggak akan mencalonkan," tandas Deddy.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ors/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
64%
Kontra
36%