Kamis, 07/02/2013 09:48 WIB

Biaya Sex Party di Situs Prostitusi di Atas Rp 5 Juta

Baban Gandapurnama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Bandung - Khusus bagi member platinum situs prostitusi bertagline 'Komunitas Cewe Bayaran Indonesia & Asia', bisa mengikuti sex party yang diselenggarakan pengelola situs. Namun untuk mengikuti acara itu, biayanya cukup mahal.

Dua member platinum dari Bandung yang namanya minta disamarkan ini, mengaku belum pernah ikut pesta seks. Selain itu, mereka risih jika aktivitas seksnya disaksikan banyak orang. Biaya yang harus dikeluarkan konon cukup mahal.

"Penasaran sih. Tapi mahal biayanya kalau ikutan pesta seks," ucap Romeo (28) memberikan alasan.

Romeo memperoleh informasi jika sekali pesta seks itu harus merogoh kocek lebih Rp 5 juta per member. Tapi ia belum memastikan kebenaran adanya pesta seks.

Pria yang gemar memakai topi ini pun tidak memiliki keinginan menggebu-gebu soal tawaran pesta seks. Ia lebih memilih transaksi personal dengan deretan wanita seksi yang fotonya terpampang jelas di situs prostitusi itu. Lengkap disertai biodata, nomor telepon, dan tawaran service diberikan wanita bayaran.

"Kalau selama ini paling mengejar satuan saja. Saya sudah tiga kali 'main' dengan tiga cewek yang semuanya asal Bandung," bebernya.

Romeo gabung member situs prostitusi tersebut sejak pertengahan Desember 2012.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
64%
Kontra
36%