Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,834.000
-
Rp 3,253.000
Berita Lain
-
Minggu, 19/05/2013 11:09 WIB
Satpol PP Sisir PKL, CFD Dago Tertib -
Minggu, 19/05/2013 10:09 WIB
Abubakar Nyoblos Bersama Keluarga di Lembang -
Minggu, 19/05/2013 08:33 WIB
Hari Ini, Warga KBB Pilih Bupati -
Sabtu, 18/05/2013 18:21 WIB
Jepret! Foto Aher-Deddy Mizwar Segera Disebar ke Khalayak -
Sabtu, 18/05/2013 15:38 WIB
106 PNS Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Simpatik Lodaya -
Sabtu, 18/05/2013 13:26 WIB
Istri Minta Dada Rosada Jangan Mangkir Diperiksa KPK
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Senin, 06/05/2013 13:32 WIB
Ini Cara Asyik Belajar Sejarah Kota Bandung
Posted : aidiralazuardi
Kamis, 17/01/2013 19:27 WIB
Ingin Kejar Gol Cepat, Alasan Persib Main Tanpa Gelandang Bertahan
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Bandung -
Persib Bandung main tanpa gelandang bertahan di babak pertama saat menghadapi Persiwa Wamena. Pelatih Djadjang Nurdjaman (Djanur) punya alasan sendiri kenapa berani bereksperimen seperti itu.
"Kita ingin kejar gol cepat dan leading (unggul - red) lebih dulu," kata Djanur di Stadion Siliwangi, Kamis (17/1/2013).
Babak pertama, Djanur memasang dua gelandang serang sekaligus masing-masing Firman Utina dan Mbida Messi. Sementara M Ridwan dan Atep menempati sektor sayap.
"Dan target kita kesampaian. Cuma memang ada penurunan (tempo permainan) di babak kedua," ungkap Djanur.
Sadar ada penurunan, Djanur lalu mengganti Atep dengan Hariono pada pertengahan babak kedua. "Pergerakan kita kelihatan ada yang putus," tuturnya.
Disinggung apakah ada tekanan untuk menang dari manajemen sehingga ia bereksperimen main tanpa gelandang bertahan, Djanur membantahnya.
"Kalau itu memang (eksperimen) saya sendiri. Saya merasa menang jadi sebuah keharusan karena kita main di kandang," tandas Djanur.
(ors/ern)
Ingin Kejar Gol Cepat, Alasan Persib Main Tanpa Gelandang Bertahan
Oris Riswan Budiana - detikBandung
"Kita ingin kejar gol cepat dan leading (unggul - red) lebih dulu," kata Djanur di Stadion Siliwangi, Kamis (17/1/2013).
Babak pertama, Djanur memasang dua gelandang serang sekaligus masing-masing Firman Utina dan Mbida Messi. Sementara M Ridwan dan Atep menempati sektor sayap.
"Dan target kita kesampaian. Cuma memang ada penurunan (tempo permainan) di babak kedua," ungkap Djanur.
Sadar ada penurunan, Djanur lalu mengganti Atep dengan Hariono pada pertengahan babak kedua. "Pergerakan kita kelihatan ada yang putus," tuturnya.
Disinggung apakah ada tekanan untuk menang dari manajemen sehingga ia bereksperimen main tanpa gelandang bertahan, Djanur membantahnya.
"Kalau itu memang (eksperimen) saya sendiri. Saya merasa menang jadi sebuah keharusan karena kita main di kandang," tandas Djanur.
(ors/ern)

Sending your message