Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 3,253.000
-
Take the road less travelled on this trip through Guatemala, Honduras, Nicaragua and Costa Rica, Save 15%
Rp 11,738.000
Berita Lain
-
Senin, 20/05/2013 18:44 WIB
Ini Dia Jadwal Kampanye Pilwalkot Bandung 2013 -
Senin, 20/05/2013 18:07 WIB
Cari Kader Baru, ICW Buka Sekolah Anti Korupsi di Bandung -
Senin, 20/05/2013 18:01 WIB
Bangun Restoran di Baksil, PT EGI: Kami Siap Diawasi -
Senin, 20/05/2013 17:39 WIB
Dewan Janji Rekomendasikan Pembatalan IMB Pembangunan Baksil -
Senin, 20/05/2013 17:15 WIB
Polisi Belum Mendeteksi Aksi Kriminal Klewang di Jabar -
Senin, 20/05/2013 16:24 WIB
Gubernur dan Wagub Jabar Baru akan Dibelikan Sedan Mewah Senilai Rp 1 M
Indeks Berita
Forum Bandung
Kamis, 17/01/2013 19:16 WIB
Dewan Tidak Satu Suara Soal Usulan Dua Nama Stadion dari Unpad
Baban Gandapurnama - detikBandung
Bandung -
Dewan tampaknya belum satu suara dalam menanggapi usulan tim kajian Unpad soal dua nama untuk stadion utama sepakbola (SUS) Gedebage. Berbeda dengan pernyataan Wakil Ketua DPRD Bandung Asep Dedy yang membuka nama lain selain dua nama yang diusulkan tim, Anggota Komisi A DPRD Bandung Lia Nur Hambali menilai dua nama ini sudah final.
Seperti diketahui Tim Kajian Unpad mengusulkan dua nama yaitu Stadion Bandung Lautan Api, dan Stadion Gedebage Kota Bandung.
"Dalam rapat tadi kami menerima dua rekomendasi nama stadion. Itu sudah final," kata Lia usai rapat gabungan dengan Komisi A dan D DPRD Kota Bandung serta Tim Kajian di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Kamis (17/1/2013). Rapat tersebut berlangsung tertutup bagi wartawan.
Lia beranggapan tim kajian Unpad yang terdiri dari akademisi yang ahli di bidangnya, tidak main-main mengusulkan dua nama ini. Lia berpendapat dua nama ini lah yang harus dipolling dan tidak perlu ditambahkan nama lainnya.
Menurutnya hasil kerja Tim Pengkaji pun harus dihormati. Menurut Lia, terasa percuma jika hasil kerja kajian tim tersebut tidak terpakai.
Sebab, sambung Lia, ada alokasi dana Tim Kajian Unpad yang dianggarkan dari APBD Kota Bandung untuk terlibat mengkaji penamaan stadion yang dibangun di wilayah Gedebage, Kota Bandung.
"Anggaran Tim Kajian sekitar 90 juta rupiah. Kalau dua nama hasil Tim Kajian itu tidak dipakai, dianggap hehereuyan (main-main). Enggak boleh seperti itu. Ini juga mempertaruhkan kredibilitas tim yang diisi profesor, dan para akademisi," kata Lia.
Justru, tambah Lia, bisa terjadi blunder jika kerja tim tersebut diabaikan. "Kalau hasil kajian tim tidak dipakai, bisa menjadi temuan BPK. Nanti 'kan harus dipertanggung jawabkan, karena Tim Kajian ini sudah ada anggarannya," tegas Lia.
Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, tidak perlu lagi penambahan nama-nama lainnya. "Kalau menurut saya, dua usulan nama dari Tim Kajian itu sudah mutlak. Selanjutnya nanti, dua nama hasil kajian tersebut dipolingkan. Sudah disepakati 'kan mekanismenya poling," jelasnya.
Namun sebelum mekanisme poling dilakukan, papar Lia, perlu payung hukum berupa Peraturan Daerah (perda). Ia setuju dengan satu orang Tim Kajian yang mengusulkan mesti adanya Perda yang mengatur Tata Cara Pemberian Nama Bangunan Pemerintah, dan Jalan.
"Adanya Perda itu biar tak menjadi polemik," ungkap Lia.
Dari dua nama diusulkan tadi, pilih mana? "Saya cenderung (pilih nama stadion) Gedebage. Itu 'kan pakai bahasa Sunda. Bagi saya maknanya akan lahir prestasi besar," tutup Lia.
Sementara itu sebelumnya Wakil Ketua DPRD Bandung Asep Dedy mengatakan nama yang akan dipilih belum tentu dari dua nama yang diusulkan tim Unpad. Asep membuka peluang jika ada tambahan usulan nama.
(bbn/ern)
Dewan Tidak Satu Suara Soal Usulan Dua Nama Stadion dari Unpad
Baban Gandapurnama - detikBandung
Seperti diketahui Tim Kajian Unpad mengusulkan dua nama yaitu Stadion Bandung Lautan Api, dan Stadion Gedebage Kota Bandung.
"Dalam rapat tadi kami menerima dua rekomendasi nama stadion. Itu sudah final," kata Lia usai rapat gabungan dengan Komisi A dan D DPRD Kota Bandung serta Tim Kajian di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Kamis (17/1/2013). Rapat tersebut berlangsung tertutup bagi wartawan.
Lia beranggapan tim kajian Unpad yang terdiri dari akademisi yang ahli di bidangnya, tidak main-main mengusulkan dua nama ini. Lia berpendapat dua nama ini lah yang harus dipolling dan tidak perlu ditambahkan nama lainnya.
Menurutnya hasil kerja Tim Pengkaji pun harus dihormati. Menurut Lia, terasa percuma jika hasil kerja kajian tim tersebut tidak terpakai.
Sebab, sambung Lia, ada alokasi dana Tim Kajian Unpad yang dianggarkan dari APBD Kota Bandung untuk terlibat mengkaji penamaan stadion yang dibangun di wilayah Gedebage, Kota Bandung.
"Anggaran Tim Kajian sekitar 90 juta rupiah. Kalau dua nama hasil Tim Kajian itu tidak dipakai, dianggap hehereuyan (main-main). Enggak boleh seperti itu. Ini juga mempertaruhkan kredibilitas tim yang diisi profesor, dan para akademisi," kata Lia.
Justru, tambah Lia, bisa terjadi blunder jika kerja tim tersebut diabaikan. "Kalau hasil kajian tim tidak dipakai, bisa menjadi temuan BPK. Nanti 'kan harus dipertanggung jawabkan, karena Tim Kajian ini sudah ada anggarannya," tegas Lia.
Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, tidak perlu lagi penambahan nama-nama lainnya. "Kalau menurut saya, dua usulan nama dari Tim Kajian itu sudah mutlak. Selanjutnya nanti, dua nama hasil kajian tersebut dipolingkan. Sudah disepakati 'kan mekanismenya poling," jelasnya.
Namun sebelum mekanisme poling dilakukan, papar Lia, perlu payung hukum berupa Peraturan Daerah (perda). Ia setuju dengan satu orang Tim Kajian yang mengusulkan mesti adanya Perda yang mengatur Tata Cara Pemberian Nama Bangunan Pemerintah, dan Jalan.
"Adanya Perda itu biar tak menjadi polemik," ungkap Lia.
Dari dua nama diusulkan tadi, pilih mana? "Saya cenderung (pilih nama stadion) Gedebage. Itu 'kan pakai bahasa Sunda. Bagi saya maknanya akan lahir prestasi besar," tutup Lia.
Sementara itu sebelumnya Wakil Ketua DPRD Bandung Asep Dedy mengatakan nama yang akan dipilih belum tentu dari dua nama yang diusulkan tim Unpad. Asep membuka peluang jika ada tambahan usulan nama.
(bbn/ern)



Sending your message
