Detik.com News
Detik.com
Kamis, 17/01/2013 12:56 WIB

Anak Mantan Walikota Bandung Maju pada Pilwalkot?

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Dandan Riza Wardhana santer bakal turut meramaikan bursa kandidat dalam Pilwakot Bandung 2013. Anak mantan Walikota Bandung Ateng Wahyudi itu pun disebut-sebut sudah dibidik salah satu partai politik (parpol) besar menjadi calon Bandung 2 atau wakil walikota. Benarkah?

"Saya belum memutuskan," jawab Dandan kini menjabat Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Bandung.

Dandan mengungkapkannya saat ditemui wartawan di kantor BPPT Kota Bandung Jalan Cianjur Kota Bandung, Rabu (17/1/2013).

Ia tidak besar kepala kendati namanya disebut-sebut masuk bursa kandidat Pilwalkot Bandung 2013. Dandan pun menegaskan belum terpikir maju sebagai calon pemimpin Pemkot Bandung periode 2013-2018. Soal didekati parpol dan sudah jalin komunikasi, ia membantahnya.

"Kalau dikatakan dilirik dan masuk bursa, bersyukur alhamdulillah. Tetapi sekarang saya ingin fokus pekerjaan," ucapnya merendah.

Dadan menjawab dengan nada diplomatis saat dipertegas apakah siap atau berniat tarung Pilwalkot Bandung 2013. "Pengabdian itu bisa di birokrasi dan politik," jawab Dandan bernada mengambang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%