detikcom

Selasa, 01/01/2013 15:41 WIB

Disparbud Bandung Targetkan Kunjungan 8 Juta Wisatawan di 2013

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bandung pada 2013 menargetkan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 8 juta orang. Wisatawan nusantara (wisnus) selama ini mendominasi kunjungan ke Kota Bandung dibanding wisatawan mancanegara (wisman).

"Selama 2012 terdata jumlahnya mencapai sekitar tujuh juta wisatawan. Terdiri dari wisnus dan wisman. Kalau 2011 lalu jumlahnya enam juta lebih. Kami menargetkan 2013 ini kunjungan wisatawan mencapai delapan juta orang," kata Kadisparbud Kota Bandung Herry M Djauhari, Selasa (1/1/2013).

Bandung menjadi primadona bagi pelancong. Aneka objek wisata menjadi daya tarik wisnus dn wisman. Sasaran wisatawan selama ini menyambangi lokasi wisata kuliner, fesyen, belanja, rekreasi keluarga, dan wisata alam.

Kehadiran lima kampung kreatif di Kota Bandung, sambung Herry, menambah keragaman tempat wisata. Lima kampung kreatif itu berada di kawasan Dago Pojok, Leuwianyar, Cicadas, Tamansari, dan Cicukang.

"Wisatawan paling banyak datang ke Bandung itu wisnus dari berbagai daerah di Indonesia, jumlahnya delapan puluh lima persen. Sisanya atau lemabelas persen itu wisman, asalnya antara lain dari Malaysia, Singapura, Jerman, dan Belanda," ujar Herry.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/tya)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%