Kamis, 01/11/2012 08:25 WIB

Wow, Anjing dan Kucing Punya Hotel Sendiri di Bandung

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Tak hanya manusia yang bisa menikmati pengalaman menginap di hotel berbintang. Hewan peliharaan pun bisa menikmati beragam fasilitas premium khusus hewan seperti hotel untuk manusia.

Sebagai pelopor, di Bandung muncul hotel khusus binatang yang siap memanjakan para hewan peliharaannya. Pemilik pun tak perlu khawatir hewan kelaparan atau tidak terawat saat ditinggalkan.

Hotel khusus binatang tersebut bertitel Pet Inn yang masih satu lokasi di dalam kawasan GH Universal Hotel, di Jalan Setiabudhi.

Pet inn berdiri di atas pelataran taman yang indah dan udara kawasan Bandung Utara yang sejuk. Luas bangunan serta halamannya cukup besar, yakni mencapai 5.000 meter persegi.

"Di sana para hewan peliharaan seperti anjing dan kucing bisa menikmati suasana dengan konsep kastil Eropa klasik," ujar Assistant Manager of Marketing Communication GH Universal Hotel, Bunga Faiti Putri kepada detikbandung.

Bangunan ala Eropa ini begitu klasik didominasi cat berwana abu. Di depan banguna Pet Inn sendiri tersedia kolam renang, ayunan serta taman bermain yang indah. Tak perlu khawatir binatang peliharaan akan kabur, karena sudah diantisipasi oleh pagar yang mengelilingi area ini.

"Hotel kan memang tidak memperkenankan para tamunya membawa binatang peliharaan. Sementara ketika ke luar kota, para tamu bingung untuk meninggalkan hewannya. Untuk mengatasi kebingungan itu, kami pun menyediakan fasilitas Pet Inn ini," ujar Bunga.

Sama halnya seperti untuk tamu manusia pelayanan Pet Inn anjing dan kucing pun dilayani dengan baik oleh para pet keeper. Saat check in, hewan langsung ditempatkan di kandang khusus lengkap dengan fasilitas lampu dan pemantauan 24 jam penuh.

Tak hanya itu saja, di ruangan khusus itu, para hewan disuguhi aluanan musik jazz dan klasik agar mereka rileks dan betah di hotel tersebut. Asyik kan?!


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(avi/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
75%
Kontra
25%