Jumat, 19/10/2012 15:39 WIB

Ini Identitas Korban Tewas Akibat Keributan di Asrama Papua

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Keributan antarwarga Papua di Jalan Cilaki mengakibatkan dua orang menjadi korban. Satu tewas, dan seorang lagi terluka.

Perkelahian sejumlah orang itu berawal di Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Cilaki No.59, Kota Bandung, Jumat (19/10/2012), sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian berlanjut di luar asrama. Belum diketahui pasti pemicu keributan tersebut. Hingga kini polisi masih bungakm.

Informasi yang dihimpun detikbandung, korban tewas yakni Yusuf Badi, dan korban luka yaitu Zhakaria Thesia (29), sebelumnya ditulis Ilyas. Keduanya pria. Para korban mengalami luka tusuk senjata tajam.

Kapolsek Bandung Wetan Kompol Wiharyatmo membenarkan adanya perkelahian yang menyebabkan satu korban meregang nyawa.

"Korban meninggal di RS Borromeus. Untuk korban luka saat ini menjalani perawatan di rumah sakit yang sama," ucap Wiharyatmo ditemui di lokasi kejadian.

Ia enggan berbicara banyak. Kasus ini dalam penyelidikan.

Pantauan detikbandung, pukul 15.15 WIB, puluhan aparat kepolisian masih berjaga-jaga di tempat kejadian perkara guna menghindari keributan terulang.

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ern)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
38%
Kontra
62%