Detik.com News
Detik.com

Selasa, 25/09/2012 12:44 WIB

Kuda Lumping dan Senam Semaphore Warnai Peringatan Hari Pramuka

Djuli Pamungkas - detikNews
Kuda Lumping dan Senam Semaphore Warnai Peringatan Hari Pramuka
Bandung - Puncak Peringatan Hari Pramuka ke-51 di Jawa Barat dimeriahkan oleh kreasi seni dan aksi akrobatik yang ditampilkan oleh anggota pramuka se-Jabar di Lapangan Gasibu, Selasa (25/9/2012).

Beberapa di antaranya menampilkan seni tradisi Sunda dan memadukan dengan kreasi seni modern. Salah satunya adalah seni kuda lumping yang ditampilkan oleh anggota pramuka SD Mandiri 1 Kota Cimahi. Sekitar 200 orang anggota siaga pramuka dari SD tersebut dipadukan dengan puluhan penari dan pemegang angklung yang berasal dari SD yang sama.

Mozza AF (10), siswa kelas 4 SD Mandiri mengaku senang bisa tampil di peringatan hari Pramuka. "Soalnya bisa tampil di depan Pak Dede Yusuf," ujar Mozza.

Selain kuda lumping, tari jaipong dan angklung, peringatan Hari Pramuka kali ini juga dimeriahkan oleh berbagai kreasi senam. Di antaranya adalah senam semaphore dan senam balok yang ditampilkan oleh anggota pramuka asal SMK Negeri 2 Subang.

Rojat (18) anggota pramuka asal SMKN 2 Subang mengaku menyiapkan penampilannya sejak 2 minggu ke belakang. "Kita latihan selama 2 minggu untuk persiapan hari ini, enggak hanya senam aja, dari Subang juga menampilkan marching band dan seni sisingaan, tutur Rojat

Tidak hanya diramaikan dengan kreasi seni, peragaan pembuatan sarana kepramukaan pun turut memeriahkan peringatan Hari Pramuka di Lapangan Gasibu, Bandung. Peragaan pembuatan menara pandang dan jembatan penyebrangan dipraktekkan oleh anggota penggalang dan penegak asal SMP dan SMA dari Cianjur.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ern/ern)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
0%