Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,834.000
-
Rp 21,474.000
Berita Lain
-
Sabtu, 18/05/2013 15:38 WIB
106 PNS Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Simpatik Lodaya -
Sabtu, 18/05/2013 13:26 WIB
Istri Minta Dada Rosada Jangan Mangkir Diperiksa KPK -
Sabtu, 18/05/2013 12:09 WIB
Usai Rumah Digeledah KPK, Dada Absen Buka Bandung Fashion -
Jumat, 17/05/2013 17:57 WIB
Kecelakaan Kerja, 2 Pekerja Hotel Pullman di Dago Patah Tulang -
Jumat, 17/05/2013 15:45 WIB
2 Periode Kepemimpinan Dada Rosada, Alokasi APBD Tidak Proporsional -
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB
KPK Diduga Geledah Kamar Tidur Dada Rosada di Pendopo
Indeks Berita
Forum Bandung
Thread Pilihan

Senin, 06/05/2013 13:32 WIB
Ini Cara Asyik Belajar Sejarah Kota Bandung
Posted : aidiralazuardi
Kamis, 20/09/2012 16:22 WIB
KPU Jabar Siapkan Rp 4,5 Miliar Bagi Setiap Calon Independen
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Bandung -
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar siapkan Rp 4,5 miliar untuk setiap calon gubernur dan wagub yang akan maju dari jalur independen. Dana itu digunakan untuk proses verifikasi dan distribusi surat dukungan.
Agar bisa maju pada Pilgub Jabar 2013, calon harus mengantongi dukungan 3 persen dari jumlah penduduk Jabar. Jika asumsi jumlah penduduk Jabar 50 juta, maka yang bersangkutan harus meraih dukungan sebanyak 1,5 juta suara.
"Dana yang kita siapkan itu untuk verifikasi calon independen dan distribusi surat dukungan mereka ke PPS (panitia pemungutan suara) di kabupaten dan kota untuk diverifikasi," kata Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat saat ditemui di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kamis (20/9/2012).
Menurutnya, KPU sekarang harus mengeluarkan kocek untuk distribusi surat dukungan ke PPS setelah yang bersangkutan memberikannya ke KPU Jabar.
"Kalau dulu calon independen itu mengantarkan berkasnya sendiri ke PPS. Tapi sekarang tidak, itu jadi tanggung jawab KPU," jelasnya.
Hal itulah yang kemudian mengakibatkan KPU harus merogoh kocek cukup banyak. Apalagi nantinya akan ada proses verifikasi surat dukungan.
Sekretaris Pokja Pencalonan Independen KPU Jabar Teppy Dharmawan mengatakan, sejauh ini KPU sudah punya gambaran kasar berapa anggaran yang harus disiapkan. Untuk satu surat dukungan, setidaknya KPU akan mengeluarkan kocek Rp 3 ribu untuk distribusi hingga verifikasi.
"Jadi untuk satu orang minimal Rp 4,5 miliar akan dibiayai dari biaya pilgub untuk proses verifikasi dan distribusinya," tuturnya.
Angka Rp 4,5 miliar sendiri didapat dari 1,5 juta dukungan dikali Rp 3 ribu. Sementara jika jumlah surat dukungan lebih dari Rp 1,5 juta, maka KPU akan menambah anggarannya.
Saat ini, KPU sudah menyiapkan anggaran untuk empat calon independen. Jika nantinya jumlah calon independen bertambah, maka KPU akan mengupayakan penambahan dana untuk proses distribusi dan verifikasi surat dukungan.
"Kalau ternyata ada lebih dari empat calon, nanti kita hitung lagi secara teknis dan diupayakan anggarannya ditambah," jelas Teppy.
Sementara untuk pengumpulan berkas surat dukungan calon independen, KPU Jabar membukanya mulai 1 hingga 5 Oktober. Setelah berkas diterima, KPU akan memverifikasinya secara administrasi dan faktual. Untuk pendaftaran calon, akan dibuka November mendatang.
(ors/ern)
KPU Jabar Siapkan Rp 4,5 Miliar Bagi Setiap Calon Independen
Oris Riswan Budiana - detikBandung
Agar bisa maju pada Pilgub Jabar 2013, calon harus mengantongi dukungan 3 persen dari jumlah penduduk Jabar. Jika asumsi jumlah penduduk Jabar 50 juta, maka yang bersangkutan harus meraih dukungan sebanyak 1,5 juta suara.
"Dana yang kita siapkan itu untuk verifikasi calon independen dan distribusi surat dukungan mereka ke PPS (panitia pemungutan suara) di kabupaten dan kota untuk diverifikasi," kata Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat saat ditemui di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kamis (20/9/2012).
Menurutnya, KPU sekarang harus mengeluarkan kocek untuk distribusi surat dukungan ke PPS setelah yang bersangkutan memberikannya ke KPU Jabar.
"Kalau dulu calon independen itu mengantarkan berkasnya sendiri ke PPS. Tapi sekarang tidak, itu jadi tanggung jawab KPU," jelasnya.
Hal itulah yang kemudian mengakibatkan KPU harus merogoh kocek cukup banyak. Apalagi nantinya akan ada proses verifikasi surat dukungan.
Sekretaris Pokja Pencalonan Independen KPU Jabar Teppy Dharmawan mengatakan, sejauh ini KPU sudah punya gambaran kasar berapa anggaran yang harus disiapkan. Untuk satu surat dukungan, setidaknya KPU akan mengeluarkan kocek Rp 3 ribu untuk distribusi hingga verifikasi.
"Jadi untuk satu orang minimal Rp 4,5 miliar akan dibiayai dari biaya pilgub untuk proses verifikasi dan distribusinya," tuturnya.
Angka Rp 4,5 miliar sendiri didapat dari 1,5 juta dukungan dikali Rp 3 ribu. Sementara jika jumlah surat dukungan lebih dari Rp 1,5 juta, maka KPU akan menambah anggarannya.
Saat ini, KPU sudah menyiapkan anggaran untuk empat calon independen. Jika nantinya jumlah calon independen bertambah, maka KPU akan mengupayakan penambahan dana untuk proses distribusi dan verifikasi surat dukungan.
"Kalau ternyata ada lebih dari empat calon, nanti kita hitung lagi secara teknis dan diupayakan anggarannya ditambah," jelas Teppy.
Sementara untuk pengumpulan berkas surat dukungan calon independen, KPU Jabar membukanya mulai 1 hingga 5 Oktober. Setelah berkas diterima, KPU akan memverifikasinya secara administrasi dan faktual. Untuk pendaftaran calon, akan dibuka November mendatang.
(ors/ern)

Sending your message
