Cari Penawaran Terbaik di Sini



Berita Lain

Indeks Berita

Selasa, 18/09/2012 18:23 WIB
Sidang Korupsi Bansos
Rochman Buka-bukaan Soal Harta Kekayaannya
Tya Eka Yulianti - detikBandung

Bandung - Terdakwa perkara korupsi bansos Pemkot Bandung, Rochman buka-bukaan soal harta kekayaannya dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (18/9/2012). Dia menegaskan tak menerima uang sepeser pun dari dana bansos.

Hal itu terjadi saat kuasa hukum Rochman menanyakan, apakah terdakwa ikut menikmati dana bansos yang dalam proses pencairannya terdapat peran dirinya sebagai penerbit SPP.

"Apa saudara ikut menikmati uang bansos?," tanya koordinator tim kuasa hukum Rochman, Erdi Soemantri dalam sidang yang digelar di ruang sidang I Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LRE Martadinata, Selasa (18/9/2012).

"Tidak," kata Rochman.

"Apa saudara memberikan uang bansos pada isteri?," tanya Erdi lagi.

"Tidak ada," jawab Rochman, yang merupakan Bendahara pengeluaran pada Sekretariat Daerah (Setda) Bandung ini.

Selanjutnya dari pertanyaan-pertanyaan kuasa hukum, Rochman mengungkapkan bahwa dirinya hanya memiliki satu rekening bank dengan saldo terakhir per hari ini yaitu sebesar Rp 107 ribu.

"Isteri saya tidak punya rekening. Anak saya 2, ada yang punya rekening, isinya hanya Rp 100 ribu," ungkapnya.

Ia mengaku memiliki 2 rumah, namun itu ia miliki (lunas) sejak tahun 2000.

Rochman mengaku, tak ada penambahan aset lagi selama ia menjabat sebagai bendahara pengeluaran.

"Tidak ada penambahan harta lagi," katanya.

Saat ditanya jumlah utang saat ini, Rochman mengaku memiliki utang sebesar Rp 250 juta.

"Kalau nilai harta saya saat ini mungkin sekitar Rp 600-Rp 700 juta," tutur Rochman yang menyebut masuk golongan 3C dengan gaji Rp 3,9 juta.

Dalam pemeriksaan dirinya, Rochman mengaku menyesal atas seluruh perbuatannya yang dianggap telah menyelewengkan dana bansos. Namun ia mengaku selama ini hanya menjalankan perintah pimpinan.
(tya/ern)


Share

Baca juga :